Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah memberikan layanan bantuan kesehatan bagi lebih dari 4.000 penyintas bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak November 2025 hingga awal Januari 2026, dan masih terus bertambah.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, mengatakan, layanan kesehatan merupakan bagian penting dari respons darurat Baznas untuk melindungi kelompok rentan pascabencana, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat di lokasi pengungsian.
“Baznas berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Penanganan kesehatan menjadi prioritas karena sangat menentukan proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (7/1).
Noor Achmad menjelaskan, di Provinsi Aceh, Baznas memberikan layanan kesehatan kepada 462 penerima manfaat melalui pemeriksaan medis, pemberian obat-obatan, serta dukungan kesehatan di sejumlah kabupaten terdampak banjir. Sementara itu, di Provinsi Sumatra Utara, layanan kesehatan menjangkau 1.841 penerima manfaat yang tersebar di wilayah pengungsian dan permukiman warga terdampak.
Adapun di Provinsi Sumatra Barat, Baznas menyalurkan layanan kesehatan kepada lebih dari 1.736 penerima manfaat, meliputi pemeriksaan kesehatan, layanan pengobatan, serta pendistribusian obat-obatan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Semoga ikhtiar yang kita lakukan bersama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mempercepat proses pemulihan kesehatan para penyintas, serta menjadi keberkahan bagi para muzaki dan seluruh pihak yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas,” kata dia.
Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan, layanan kesehatan ini dilaksanakan oleh tim medis Rumah Sehat Baznas yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, dan bidan, serta didukung oleh jejaring Baznas provinsi dan kabupaten/kota.
“Layanan kesehatan Baznas tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif, termasuk edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit di lingkungan pengungsian. Kami memastikan bantuan kesehatan tepat sasaran dan menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan, kami juga memberikan layanan paikososial bagi anak-anak penyintas,” ujar Saidah.
Hingga 4 Januari 2026, Baznas telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi 122.133 penerima manfaat di wilayah Sumatra. Bantuan tersebut meliputi layanan dapur umum, layanan kesehatan, distribusi logistik pangan dan nonpangan, penyediaan air bersih, layanan dukungan psikososial, bantuan pendidikan, serta berbagai layanan pendukung lainnya sebagai bagian dari respons terpadu Baznas dalam penanganan bencana hidrometeorologi. (H-2)
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
Baznas melalui Rumah Sehat Baznas kembali melanjutkan program Selter Ojek Sehat (SOS), layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan angkutan umum.
Baznas melalui Rumah Sehat Baznas kembali melanjutkan program Selter Ojek Sehat (SOS), layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan angkutan umum.
Hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan tidak boleh terhenti meskipun terjadi penyesuaian data kepesertaan PBI JK oleh pemerintah pusat.
KOLABORASI lintas negara dalam hal peningkatan layanan kesehatan dinilai sebagai hal yang penting untuk mendukung ekosistem kesehatan global.
Tidak boleh ada warga masyarakat yang tidak mampu, yang tidak dibantu, yang tidak di-backup oleh Pemda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved