Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bekerja sama dengan Grand Indonesia menggelar program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 12 – 13 November 2025.
Program layanan kesehatan gratis untuk warga yang membutuhkan di Posyandu Raflesia, Kebon Kacang, dan Posyandu Cempaka, Kebon Melati tersebut merupakan bagian dari kolaborasi sosial antara Baznas RI dan Grand Indonesia untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar.
Kepala Divisi Pengumpulan Retail Baznas RI, Arief Budiman, mengatakan kegiatan ini menjadi bukti nyata zakat tidak hanya berperan dalam sektor ekonomi, tetapi juga mampu menjangkau kebutuhan dasar masyarakat seperti kesehatan.
“Baznas tidak hanya fokus pada bantuan ekonomi, tapi juga kesehatan sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat kecil,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Rabu (19/11).
Lebih lanjut, Arief menuturkan Baznas RI secara aktif memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, untuk memperkuat jangkauan program sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi wujud sinergi nyata antara lembaga zakat dan dunia usaha yang sama-sama memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Kerja sama seperti ini menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga zakat dan dunia usaha bisa menghadirkan manfaat yang nyata,” ucap Arief.
Ia mengungkapkan tingginya antusiasme warga di dua lokasi kegiatan. Sejak pagi, masyarakat sudah berdatangan untuk mendapatkan layanan kesehatan, baik orang tua maupun anak-anak. Hal itu, kata Arief, menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan terjangkau masih sangat besar.
“Antusiasme masyarakat luar biasa, bahkan sejak pagi warga sudah ramai mendaftar. Ini menunjukkan program semacam ini betul-betul dirasakan manfaatnya,” katanya.
Sementara itu, Head of Corporate Communications Grand Indonesia, Annisa Hazarini, menegaskan Grand Indonesia ingin menjadi bagian dari gerakan sosial yang berkelanjutan, dengan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar.
“Grand Indonesia bersama Baznas bekerja sama dalam program Grand Indonesia Sehat di mana kami menyediakan klinik pengobatan gratis untuk masyarakat sekitar. Kemarin di Kebon Kacang dan hari ini di Kebon Melati dengan total penerima manfaat adalah 300 orang,” katanya.
Annisa menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan Baznas RI yang dinilainya memiliki nilai sosial tinggi dan berdampak luas. Ia juga berharap kerja sama antara Grand Indonesia dan Baznas RI bisa terus berkesinambungan dalam hal penyediaan layanan-layanan gratis lainnya.
“Kami percaya bahwa dari Baznas tidak hanya layanan kesehatan tentunya, juga di bidang lain mudah-mudahan untuk ke depannya kita bisa lebih banyak kolaborasi lagi untuk kegiatan-kegiatan baik yang juga bisa bermanfaat untuk orang banyak,” tandasnya.(H-2)
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Penonaktifan peserta PBI JKN dan PBPU dilakukan tanpa ukuran yang jelas dan berpotensi mengorbankan warga miskin.
MASYARAKAT saat ini dinilai tidak hanya menginginkan pengobatan untuk penyakit yang dialami.
KAI Divre I Sumatra Utara saat ini telah mengelola enam titik layanan kesehatan strategis, yaitu Klinik Mediska Medan, Pulobrayan, Binjai, Tebing Tinggi, Kisaran, dan Siantar.
KOLABORASI disebut sebagai salah satu hal utama yang harus dikuatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan lintas negara. khususnya antara Indonesia dan Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved