Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan, hingga per 24 Desember 2025, ada 3.176 bencana terjadi di Indonesia.
"Didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah yaitu banjir, cuaca ekstrim, dan tanah longsor," kata Suharyanto dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi basah secara daring, Senin (29/12).
Bencana banjir terjadi sebanyak 1.612 kali di berbagai daerah, 697 cuaca ekstrim, 546 karhutla, 233 kali tanah longsor, 36 kali kekeringan, hingga 21 kali gelombang pasang dan absrasi.
BNPB menyarankan untuk meningkatkan kemampuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Di kesempatan yang sama, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan terjadi pada bulan Januari 2026 di Sumatra bagian Selatan, kemudian di seluruh Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua bagian Selatan, serta sebagian dari Sulawesi Selatan.
Kemudian di bulan Februari 2026, Teuku menyebut, beberapa daerah masih memiliki curah hujan yang tinggi, akan tetapi pada daerah Sumatra, pesisir timur dari Aceh, Sumatra Utara, Riau, dan sebagian Jambi sudah mulai memasuki musim kemarau.
"Karena khusus di daerah Ekuator, itu mengalami dua kali musim hujan dan dua kali musim kemarau. Sehingga pada bulan Februari itu sudah harus mewaspadahi terkait dengan kebakaran hutan dan lahan di sebagian wilayah Sumatra, di bagian Tengah dan Utara," jelas Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani.
Kemudian pada Maret 2026 masih terjadi curah hujan yang tinggi hingga sangat tinggi khususnya di daerah Jawa Tengah.
"Jadi nanti untuk curah hujan yang kategori sangat tinggi, lebih dari 500 mm per bulan, itu untuk bulan Januari ada di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Selatan. Untuk Februari nanti ada di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan, serta Maret di Jawa Tengah," pungkasnya. (E-3)
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA).
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyampaikan permohonan maaf pada pengguna atas gangguan perjalanan kereta wisata yang terdampak bencana banjir di jalur Pantura Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved