Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026. Namun pada periode Januari, Februari, dan Maret diprediksi berlangsung kondisi La Nina lemah.
"Baik El Nino maupun La Nina selalu berakhir pada akhir kuartal pertama di tahun yang berjalan, sehingga untuk tahun 2026 kita juga mengekspektasikan bahwa episode La Nina lemah yang saat ini berlangsung itu akan selesai di sekitar akhir kuartal pertama tahun 2026," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/12).
Setelah episode lemah biasanya Laut Pasifik kembali rebound ke kondisi netralnya sehingga prediksi BMKG pada Maret, April, hingga Mei tahun depan kondisi di Laut Pasifik akan beralih ke fase netral dan terus netral hingga akhir tahun 2026.
Untuk indikator laut di Samudera Hindia yaitu Indian Ocean Dipole (IOD), prediksi dari BMKG dan juga berbagai pusat iklim dunia menunjukkan bahwa pada tahun 2026 yang akan datang IOD akan berada pada fase netral sepanjang tahun.
"Jadi gangguan laut yang hangat yang berkontribusi pada lebih banyaknya hujan, khususnya untuk wilayah Indonesia wilayah Barat itu tidak seperti yang sekarang sedang terjadi di akhir 2025 ini," ujar dia.
Sementara untuk saat ini, sudah masuk kondisi La Nina lemah. (Z-10)
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved