Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Fenomena La Nina Diprediksi hingga Maret 2026

M Iqbal Al Machmudi
23/12/2025 14:13
Fenomena La Nina Diprediksi hingga Maret 2026
Fenomena La Nina akan berlanjut hingga Maret 2026.(Freepik)

Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026. Namun pada periode Januari, Februari, dan Maret diprediksi berlangsung kondisi La Nina lemah.

"Baik El Nino maupun La Nina selalu berakhir pada akhir kuartal pertama di tahun yang berjalan, sehingga untuk tahun 2026 kita juga mengekspektasikan bahwa episode La Nina lemah yang saat ini berlangsung itu akan selesai di sekitar akhir kuartal pertama tahun 2026," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/12).

Setelah episode lemah biasanya Laut Pasifik kembali rebound ke kondisi netralnya sehingga prediksi BMKG pada Maret, April, hingga Mei tahun depan kondisi di Laut Pasifik akan beralih ke fase netral dan terus netral hingga akhir tahun 2026. 

Untuk indikator laut di Samudera Hindia yaitu Indian Ocean Dipole (IOD), prediksi dari BMKG dan juga berbagai pusat iklim dunia menunjukkan bahwa pada tahun 2026 yang akan datang IOD akan berada pada fase netral sepanjang tahun.

"Jadi gangguan laut yang hangat yang berkontribusi pada lebih banyaknya hujan, khususnya untuk wilayah Indonesia wilayah Barat itu tidak seperti yang sekarang sedang terjadi di akhir 2025 ini," ujar dia.

Sementara untuk saat ini, sudah masuk kondisi La Nina lemah. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik