Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Bermain merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak. Melalui permainan, anak tidak hanya memperoleh kesenangan, tetapi juga melatih berbagai kemampuan dasar, mulai dari motorik, sensorik, hingga kreativitas. Sayangnya, tidak semua mainan modern dirancang untuk mendukung aspek perkembangan tersebut. Padahal, orang tua dapat memanfaatkan permainan sederhana yang ada di rumah untuk membantu anak berkembang secara optimal.
Mengutip dari laman Twin Science ada sejumlah permainan yang terbukti dapat membantu tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Tak perlu di luar, Anda bisa melakukannya di rumah dengan buah hati tercinta.
1. Bermain Menyusun Benda
Permainan menyusun benda menjadi salah satu cara efektif untuk melatih keterampilan motorik anak. Anak diajak menyusun berbagai bentuk untuk menjadi sebuah bangunan, kendaraan, atau objek lain sesuai imajinasinya.
Contoh permainan ini antara lain balok kayu, balok plastik, atau permainan konstruksi seperti Lego. Aktivitas menyusun melatih koordinasi tangan dan mata, kemampuan berpikir terstruktur, serta kesabaran. Semakin kompleks bentuk yang disusun, semakin terasah pula konsentrasi dan daya imajinasi anak.
2. Permainan Gerak Tubuh (Body Movement Games)
Permainan yang melibatkan gerakan fisik sangat dianjurkan untuk perkembangan motorik kasar anak. Aktivitas seperti lempar tangkap bola, membuat lintasan rintangan, lomba merangkak, atau berlari kecil membantu anak melatih koordinasi, keseimbangan, kekuatan otot, serta kelincahan. Permainan ini juga mendorong anak untuk lebih aktif dan mengurangi kebiasaan pasif, terutama di era penggunaan gadget.
3. Menggunakan Balance Disc untuk Melatih Keseimbangan
Balance disc atau cakram keseimbangan merupakan alat sederhana yang dapat membantu anak melatih keseimbangan dan kontrol tubuh. Alat berbentuk bulat yang dapat berputar ini dapat digunakan di dalam rumah sebagai bagian dari permainan sensorik, maupun di luar ruangan untuk aktivitas berdiri seimbang. Permainan ini membantu anak mengenali kemampuan tubuhnya sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat bergerak.
4. Bermain dengan Mainan Sensorik Bentuk dan Warna
Mainan sensorik berperan penting dalam melatih motorik halus dan kemampuan visual anak. Melalui permainan ini, anak belajar mengenali warna, bentuk, serta mengelompokkan benda.
Anak dapat bermain dengan berbagai mainan sensorik yang dirancang untuk merangsang indera penglihatan, peraba, dan koordinasi tangan. Beberapa contoh aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:
- Mengelompokkan Bentuk dan Warna
- Menyusun Mainan Berdasarkan Ukuran
- Meraba dan Mengenali Tekstur
Gerakan tangan dan jari saat memegang, memindahkan, atau menyusun mainan sensorik membantu memperkuat koordinasi dan ketelitian, yang akan sangat berguna dalam proses belajar di usia selanjutnya.
5. Merangkak dan Berjalan
Selain permainan dengan alat, aktivitas alami seperti merangkak dan berjalan tetap menjadi dasar penting dalam perkembangan motorik anak. Melalui aktivitas ini, anak belajar mengendalikan tubuh, menjaga keseimbangan, dan memahami ruang di sekitarnya.
Memberikan kesempatan bagi anak untuk bergerak bebas sesuai tahap usianya membantu perkembangan motorik berlangsung secara alami dan optimal.
Di tengah banyaknya pilihan mainan modern, permainan yang sederhana yang dirancang dengan baik justru sering kali memberikan manfaat besar bagi tumbuh kembang anak. Bagian paling penting adalah permainan tersebut mampu memberikan hiburan sekaligus pembelajaran. Sumber: Twin Science.
Stimulasi perkembangan motorik bisa dilakukan dengan mengajak anak bermain, apakah sambil duduk atau tengkurap, sesuai dengan usia dan perkembangan yang sudah dicapai anak.
Orangtua perlu memahami tahapan perkembangan motorik anak untuk mengukur kesehatan anak sekaligus mendeteksi jika ada yang tidak sesuai.
Belajar coding memberikan banyak manfaat untuk anak-anak. Antara lain, melatih fokus, problem solving, serta berpikir kritis dan logis.
Ruam popok membuat bayi tidak nyaman bergerak. Padahal, gerakan aktif seperti merangkak, berguling, dan berjalan sangat penting untuk perkembangan otot dan koordinasi bayi.
Latihan minum dapat membantu melatih oral motor skills, kekuatan otot wajah dan tangan, serta meningkatkan kepercayaan diri anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved