Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Danantara Beli Hotel-Lahan di Makkah, DPR : Kampung Haji Bisa Kurangi Biaya Akomodasi dan Transportasi 

M Iqbal Al Machmudi
19/12/2025 12:58
Danantara Beli Hotel-Lahan di Makkah, DPR : Kampung Haji Bisa Kurangi Biaya Akomodasi dan Transportasi 
Ilustrasi.(Antara Foto)

DANANTARA mengakusisi hotel dan tanah di Mekkah Arab Saudi. Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengatakan Kampung Haji yang berlokasi sangat dekat dengan Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, dapat menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji dalam jangka menengah hingga panjang.

“Jika dikelola dengan perencanaan yang matang dan profesional, keberadaan dua Kampung Haji ini berpeluang mengurangi komponen biaya haji, terutama pada aspek akomodasi dan transportasi lokal jamaah,” kata Singgih dalam keterangannya, Jumat (19/12).

Menurut Singgih, selama ini biaya haji Indonesia cukup besar karena sangat bergantung pada penyedia akomodasi pihak ketiga di Arab Saudi, dengan jarak hotel yang relatif jauh dari Masjidil Haram. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya biaya sewa hotel dan transportasi harian jamaah.

“Dengan lokasi Kampung Haji yang hanya sekitar 2–3 kilometer dari Masjidil Haram, kebutuhan transportasi bisa ditekan. Ini bukan hanya soal kenyamanan jamaah, tapi juga efisiensi biaya,” jelasnya.

Kepemilikan aset permanen berupa hotel dan kawasan hunian jamaah juga memberi ruang bagi negara untuk mengendalikan biaya operasional yang selama ini fluktuatif mengikuti harga pasar di Makkah saat musim haji.

Namun demikian, Singgih mengingatkan bahwa dampak penurunan biaya haji tidak akan serta-merta dirasakan dalam waktu singkat. Menurutnya, investasi Kampung Haji harus dilihat sebagai kebijakan jangka panjang.

“Pengurangan biaya haji kemungkinan tidak langsung signifikan pada tahun-tahun awal. Tapi dalam jangka panjang, ketika aset ini sudah optimal digunakan dan biaya investasi teramortisasi, BPIH berpotensi lebih stabil dan terjangkau,” katanya.

Selain aspek biaya, Singgih juga menilai Kampung Haji akan meningkatkan kualitas pelayanan jamaah Indonesia, terutama bagi lansia dan jamaah berisiko tinggi, karena jarak yang lebih dekat dengan pusat ibadah.

“Ini adalah investasi negara untuk martabat pelayanan haji. Tantangannya sekarang adalah memastikan pengelolaannya transparan, profesional, dan benar-benar berpihak pada kepentingan jamaah,” pungkasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya