Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kampus Mulai Kirim Tim Medis ke Lokasi Bencana Sumatra

M Iqbal Al Machmudi
18/12/2025 17:36
Kampus Mulai Kirim Tim Medis ke Lokasi Bencana Sumatra
Ilustrasi(ANTARA/Iggoy el Fitra)

TIM medis dari kampus mulai diterjunkan untuk melakukan pelayanan kesehatan di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatra dan Aceh.

Universitas Tarumanagara (Untar) mengirimkan tim medis berupa 2 dokter umum, 3 dokter spesialis, serta 5 dokter muda (koas) ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Tim medis Untar juga menyerahkan bantuan berupa obat-obatan dan perlengkapan medis yang akan digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan di lokasi terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat penanganan masalah kesehatan yang timbul akibat bencana.

Ketua Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana, Shirly Gunawan, menyampaikan bahwa keterlibatan tenaga medis lintas disiplin ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan umum, penanganan penyakit pascabencana, hingga edukasi kesehatan kepada masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Universitas Tarumanagara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di Kabupaten Agam,” kata Shirly, Kamis (18/12).

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Agam menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kontribusi Tim Medis Universitas Tarumanagara. Kehadiran tenaga medis dan bantuan obat-obatan dinilai sangat membantu dalam memperkuat layanan kesehatan di tengah keterbatasan sumber daya pascabencana banjir.

Tim Medis Untar melakukan pelayanan pengobatan di 3 rumah singgah di Talago Bawah, Pasar Padang Baru, dan Sitingkah Tapi, Kecamatan Lubuk Basung. Rumah singgah tersebut merupakan rumah tinggal sementara bagi para korban yang mayoritas mengalami luka berat dan telah menjalani operasi di RSUD Kabupaten Agam. Setiap rumah singgah dihuni oleh sekitar 8 KK (25-30 orang) dari berbagai usia. 

"Bantuan non medis juga diserahkan ke tiga rumah singgah dan posko melalui Program PKM Tanggap Darurat Bencana ini, Untar berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam upaya kemanusiaan serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah terdampak bencana," ujar Shirly.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengirimkan dokter magang dan dokter koas ke lokasi bencana Sumatra. Menurut Prabowo hal itu dapat membantu korban bencana.

Saat ini pun Kemenkes memulai pengiriman dokter ke lokasi bencana Sumatra. Pengiriman dokter ini akan mulai dilakukan minggu depan.

Rencananya, pada batch pertama akan ada 600 dokter yang akan dikirim melalui koordinasi antara Kemenkes dan perguruan tinggi.  Bantuan dokter tambahan ini mempertimbangkan kebutuhan tenaga kesehatan yang besar di sejumlah wilayah. Baik itu di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya