Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 5.000 anak dari keluarga dhuafa di berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok dan Papua, mengikuti khitanan massal secara serentak pada 12 titik wilayah Bank Mandiri di seluruh Indonesia.
Khitanan massal nasional yang diselenggarakan Bank Mandiri bersama Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation ini menjadi salah satu yang terbesar dengan jangkauan yang semakin luas.
"Jika tahun sebelumnya terealisasi 1.600 anak, tahun ini ada 5.000 anak dikhitan berkat dukungan donatur khususnya Bank Mandiri melalui inisiatif program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Dari 5.000 anak, sebanyak 400 anak mengikuti khitanan massal di Jakarta," ungkap Direktur Eksekutif MAI Foundation Zainal Abidin, saat acara khitanan massal, di Jakarta, Sabtu (13/12).
Ia menjelaskan para peserta khitan menerima layanan khitan gratis oleh tenaga medis profesional, pendampingan kesehatan, dan paket bingkisan. "Kami berharap program tahunan yang kami jalankan sejak 2014 ini bisa memberikan manfaat kesehatan jangka panjang sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga," ujar Zainal.
Group Head Corporate Secretary Bank Mandiri M Ashidiq Iswara menuturkan sebagai salah satu institusi keuangan terbesar di Tanah Air, Bank Mandiri terus mendorong terciptanya pembangunan sosial berkelanjutan melalui program TJSL yang berfokus pada empat pilar yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
Melalui program khitanan massal nasional, perusahaan ingin memastikan bahwa manfaat sosial dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.
"Program ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan menjangkau 5.000 anak di seluruh Indonesia, kami berharap kehadiran kami dapat berdampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat khususnya mereka yang kurang beruntung," ucap Ashidiq.
MAI Foundation merupakan lembaga sosial yang menaungi program-program sosial Bank Mandiri. MAI memiliki fokus bidang pendidikan, kesehatan, aksi kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Manajer Pendistribusian dan Pendayagunaan MAI Foundation Abdul Hadi menambahkan program khitan massal yang menjadi agenda tahunan ini selalu mendapat sambutan baik dari masyarakat dan menjadi salah satu kegiatan unggulan yang memberikan manfaat langsung kepada penerima.
"Khitan massal ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi inisiatif kemanusiaan yang setiap tahun selalu kami tingkatkan kualitasnya. Program ini akan terus dikembangkan agar manfaatnya semakin besar, mampu menjangkau lebih banyak daerah terpencil dan memberikan akses kesehatan yang layak bagi ribuan anak,” pungkas Abdul.(H-2)
Kegiatan khitanan massal bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan layanan khitan yang aman, sehat, dan sesuai syariat.
PERUM Jasa Tirta II (PJT II) menggelar program khitanan massal gratis yang merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di Klinik PJT II, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (14/8).
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyelenggarakan khitanan massal yang diikuti 220 anak dari keluarga kurang mampu di Masjid Raya Klaten, Rabu (25/6).
BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM Jaya menggelar Khitanan Massal Gratis, yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-498 Kota Jakarta.
Pemprov menyediakan ratusan kegiatan mulai dari festival seni, konser, pameran, hingga upacara kenegaraan yang melibatkan warga dari segala usia dan latar belakang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved