Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM keberlanjutan bidang pendidikan dan kebudayaan ikut memperkuat kontribusi perusahaan terhadap kemajuan sosial di wilayah operasional.
Hal itu dibuktikan Hasnur Group, perusahaan asal Kalimantan Selatan, melalui program Beasiswa untuk Masa Depan (Hasnur Group Scholars) dan program Pelestarian Budaya Dayak Meratus.
Corporate Director General Affair Hasnur Group Yuni Abdi Nur Sulaiman menjelaskan program Beasiswa untuk Masa Depan ditujukan bagi pelajar yang membutuhkan dukungan pendidikan agar melanjutkan studi secara optimal.
Program ini menyasar penerima dari wilayah ring satu perusahaan untuk membuka akses pendidikan berkualitas hingga jenjang perguruan tinggi. Bantuan yang diberikan yakni mencakup pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), subsidi kos, uang pembinaan, biaya penelitian, dan biaya wisuda.
Yuni menjelaskan sejak 2021, Hasnur Group Scholars mengantarkan para penerimanya menempuh pendidikan di Politeknik Hasnur di bawah Yayasan Hasnur Centre. Penerima juga berkontribusi kembali kepada masyarakat melalui program Rumah Belajar dengan mengajar anak-anak pada tingkat sekolah dasar.
“Program ini tak hanya membuka jalan bagi pendidikan lebih baik, tapi juga mendukung pencapaian SDGs poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 10 mengenai Berkurangnya Kesenjangan,” ungkap Yuni, Rabu (26/11/2025).
Government Relation Division Head Hasnur Group Ahmad Riduan mengatakan pada bidang budaya pihaknya mendukung pelaksanaan Aruh Adat di Desa Harakit dan Desa Balawaian, serta pelestarian seni bela diri Kuntau di Kabupaten Tapin.
Inisiatif tersebut selaras dengan SDGs poin nomor 11 yakni Pemukiman Berkelanjutan, poin 16 tentang Penguatan Kelembagaan, serta SDGs Desa poin 18 mengenai Pelestarian Budaya.
Ahmad menegaskan pelestarian budaya merupakan bagian penting komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan sosial. “Kami percaya tradisi lokal harus terus hidup dan berkembang bersama masyarakat," ucapnya.
Berkat program Beasiswa untuk Masa Depan (Hasnur Group Scholars) dan program Pelestarian Budaya Dayak Meratus itu, Hasnur Group meraih dua penghargaan pada CSR Award Indonesia 2025 di Semarang, Jawa Tengah.
Dua penghargaan itu yakni Silver Award pada kategori Didaktika Pratama Unggul melalui program Beasiswa untuk Masa Depan (Hasnur Group Scholars) dan Gold Award pada kategori Karsa Budaya Prima melalui program Pelestarian Budaya Dayak Meratus.
Yuni Abdi Nur Sulaiman mengatakan dua penghargaan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan program-program corporate social responsibility (CSR) yang strategis.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat dan menghadirkan program yang relevan, baik dalam membuka akses pendidikan maupun melestarikan budaya agar manfaatnya kian luas bagi masyarakat,” kata Yuni.
Ke depan, penghargaan ini akan jadi landasan bagi Hasnur Group untuk memperluas program keberlanjutan dan memperkuat kontribusi perusahaan atas kemajuan sosial di wilayah operasional. (H-2)
Melalui program khitanan massal nasional, perusahaan ingin memastikan bahwa manfaat sosial dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Selama dua bulan, sejak 10 Januari 2025 hingga 11 Maret 2025, proyek difokuskan di Banjar Pasedana. Di wilayah ini, terdapat 163 KK yang menjadi sasaran langsung edukasi.
Pada TEY ke-13, sebanyak 338 sekolah mengirimkan 1.125 proposal Eco-Project, dan 25 ide terbaik terpilih sebagai finalis.
Prinsip keberlanjutan kini menjadi landasan dalam strategi perluasan ekspor dan penguatan pelaku usaha domestik.
Namun, negara lain seperti Tiongkok, India dan Australia telah membuktikan intermitensi surya dapat diatasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved