Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pengelolaan Kekayaan Alam dan Budaya Harus Kedepankan Etika demi Wujudkan Kelestarian

mediaindonesia.com
04/12/2025 17:33
Pengelolaan Kekayaan Alam dan Budaya Harus Kedepankan Etika demi Wujudkan Kelestarian
Acara Peluncuran Buku Kebumen Mutiara Tanah Jawa dan Seminar Nasional Literasi Warisan Nusantara di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (3/12).(Dok. Istimewa)

Pengelolaan kekayaan alam dan budaya harus mengutamakan etika sehingga nilai-nilai budaya dapat dilestarikan dan keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat dapat terjamin.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan hal tersebut secara daring pada acara Peluncuran Buku Kebumen Mutiara Tanah Jawa dan Seminar Nasional Literasi Warisan Nusantara di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (3/12).

"Dalam mengelola Geopark Kebumen misalnya, masyarakat dan pemerintah daerah mengedepankan etika moral dan lingkungan dengan memperlihatkan keberpihakannya pada pelestarian warisan budaya yang ada," kata Rerie, sapaan akrab Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/12).

Sebelumnya, Geopark Kebumen diakui UNESCO sebagai geopark warisan dunia pada 2 Juni 2025. Menurut Rerie, Geopark Kebumen menjadi bagian dari fondasi kebangsaan karena pengelolaannya menerapkan nilai-nilai Pancasila yang menekankan etika moral dan kepedulian lingkungan.

Anggota Komisi X DPR RI itu pun mendorong agar pengelolaan kekayaan alam dan budaya Geopark Kebumen terus mengedepankan pelestarian serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Tidak hanya itu, penerapan tata kelola mesti menyeimbangkan aspek perlindungan dan pemanfaatan dalam pengelolaan Geopark Kebumen.

Ia menambahkan, penetapan Geopark Kebumen sebagai warisan dunia merupakan momentum untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kebumen dengan tetap mengedepankan keberlanjutan. 

Lebih jauh Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah dan Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu juga membahas perihal Buku Kebumen Mutiara Tanah Jawa. Menurut dia, buku tersebut merupakan undangan bagi dunia untuk mengenal Kebumen seutuhnya.  



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya