Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ATMA Jaya Healthcare Group, meresmikan Pusat Pengobatan Timur (Eastern Medical Center), unit mandiri pertama di Indonesia yang menempatkan para praktisi pengobatan timur tersertifikasi di dalam ekosistem rumah sakit.
Selama ini, pasien yang ingin memanfaatkan pengobatan timur harus mencari layanan di luar rumah sakit modern. Model ini membuat proses diagnosis terpecah, tidak terhubung, dan berisiko. Kini, pasien dapat mengakses layanan kedokteran modern dan pengobatan timur dalam satu lokasi, termasuk rujukan dua arah antara praktisi dan dokter spesialis. Sebagai rumah sakit penelitian, RS Atma Jaya terpanggil untuk mendalami terobosan-terobosan di dunia Kesehatan.
"Mari kita jujur: praktisi kesehatan baik dokter atau sinshe, menginginkan agar pasien yang dirawat sembuh. Kalau hati ingin melihat pasien sembuh, berikan edukasi tanpa bias agar bentuk layanan dapat terjangkau, punya dampak positif, dan dibuat mudah oleh penyedia pelayanan kesehatan,” kata Edward, CEO Atma Jaya Healthcare Group.
"Kita tidak memaksakan kolaborasi yang belum organik. Kemampuan RS Atma Jaya selama ini terletak dalam status khususnya sebagai RS Penelitian. Kami mengejar science-behind dan tidak mengharuskan dokter spesialis merujuk ke pengobatan timur. Namun beberapa hal yang luar biasa sudah terjadi. Dokter rehabilitasi medis, dokter syaraf, dan dokter sport-medicine kami sudah merujuk pasien untuk terapi dengan praktisi pengobatan timur. Ditambah akses ke diagnostik modern dalam satu tempat. Itu saja sudah game-changer."
Pada fase awal, Pusat Pengobatan Timur turut mengembangkan Traditional Chinese Medicine (TCM) termasuk akupuntur, herbal, dan multi-prosedur terapi. Ke depannya, RS Atma Jaya akan mengembangkan integrasi jamu, ayurveda, dan praktik pengobatan timur lainnya, berbasis penelitian dan protokol medis yang terstandarisasi.
Pusat Pengobatan Timur RS Atma Jaya senantiasa menyediakan beberapa layanan yang sudah terstandardisasi rumah sakit pada umumnya, yakni tim praktisi pengobatan timur yang memiliki izin lengkap hingga ruang konsultasi dan terapi dengan standar yang sama seperti ruang praktek pada umumnya. Selain itu, para tim praktisi juga memiliki akses penuh ke lab dan radiologi rumah sakit. Rekam medis untuk dokumentasi pun berstandar rumah sakit. Mereka senantiasa menerapkan protokol penelitian untuk memperhatikan hasil terapi. Terakhir, ada supervisi aktif dari departemen medis.
“Selama ini pengobatan timur berjalan di grey zone tanpa oversight dan quality control yang setara rumah sakit. Dengan menempatkannya di RS penelitian, kami menghadirkan legitimasi, akuntabilitas, dan eksplorasi berbasis bukti,” tambah Edward.
Peresmian ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu kehormatan, termasuk Prof. Dr. Krasae Chanawongse, mantan Minister to the Office of the Prime Minister Thailand; Letjen (Purn) Hotmangaraja Pandjaitan, Duta Besar RI untuk Singapura; Prof. dr. Daniel Tjen, Ketua Dewan Jamu Indonesia; dan sejumlah perwakilan negara sahabat lainnya.
“Pengobatan timur selama ini beroperasi di grey zone tanpa oversight dari institusi rumah sakit yang menekankan quality control dan accountability. Pasien yang ingin akses ke kedua sistem harus menavigasi sendiri, dan mengambil risiko sendiri. Dengan menempatkan praktisi pengobatan timur di dalam rumah sakit penelitian, kami ciptakan framework untuk legitimasi, rigor, dan eksplorasi berbasis bukti,” jelas Edward.
Peresmian ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu kehormatan, termasuk Minister to the Office of the Prime Minister, Prof. DR. Krasae Chanawongse, Duta Besar RI untuk Singapore, Letjen (Purn) Hotmangaraja Pandjaitan, Ketua Dewan Jamu Indonesia, Mayjen TNI (Purn.) Prof. dr. Daniel Tjen, Sp.N., Ketua Pembina Relawan Pemimpin Indonesia, DR. Jimmy Oentoro, Ketua Yayasan Nalanda, Tan Tjoe Liang, dan orang-orang terkemuka lainnya, termasuk dari berbagai negara sahabat.
Drs. Tepy Usia, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Utama BPOM RI turut menyambut baik kehadiran Pusat Pengobatan Timur di RS Atma Jaya, “Selama ini, pengobatan timur ada Indonesia, tetapi berjalan sendiri-sendiri dan belum bergabung holistik dalam 1 RS yang besar. Sebagai regulatory authority yang memberi izin produk obat tradisional, kami sangat mendukung kehadiran pengobatan timur di RS Atma Jaya. Inisiatif ini mendorong Indonesia maju dalam integrasi pengobatan timur dan barat. Masyarakat kini punya one-stop service sehingga mereka tidak perlu berpindah-pindah tempat. Harapannya, obat tradisional seperti fitofarmaka dan herbal terstandar yang sudah mendapat izin dapat dimanfaatkan lebih luas dengan pengawasan yang baik.”
Seto Mulyadi (Kak Seto) Psikolog Pemerhati Anak juga turut menceritakan pengalamannya, “Saya baru saja mengalami cedera padel yang membuat saya tidak bisa bergerak sama sekali. Setelah terapi di RS Atma Jaya, hanya dalam 15 menit sentuhan dan pijat di titik tertentu, langsung terasa perbaikan. Bahkan setelah 24 jam, kondisi saya pulih total. Ditambah bekam di beberapa titik, pemulihan makin cepat. Ke depan, kalau ada masalah tulang atau sendi, saya pasti kembali ke sini. Pengobatan timur di sini sangat efektif dan dilakukan secara ilmiah.”
Menanggapi yang dialami Kak Seto, dr. Rika Haryono, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, RS Atma Jaya menjelaskan, “Dalam kedokteran olahraga, gerak adalah inti terapi. Namun pasien tidak bisa bergerak jika masih nyeri. Integrasi dengan pengobatan timur sangat membantu mengurangi nyeri sehingga pasien bisa kembali berlatih lebih cepat. Banyak kasus terkilir atau cedera yang pulih signifikan hanya dalam 24 jam setelah terapi kombinasi ini.” (H-2)
Keterlibatan sekolah dan orang tua jadi elemen penting dalam membangun pemahaman anak terhadap kesehatan dan lingkungan medis secara positif.
Jasa Raharja telah mengoptimalkan sistem monitoring dan respons cepat yang terintegrasi secara daring dengan lebih dari 2.770 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
Integrasi fasilitas dan layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan kanker yang lebih komprehensif dan efisien.
MULAI berfungsinya kembali beberapa rumah sakit di lokasi bencana banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh merupakan kabar baik. Namun, peningkatan jumlah pasien akan meningkat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembersihan, perbaikan, dan pemulihan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved