Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN inklusi keuangan telah digelar Otoritas Jasa Keuangan sepanjang September hingga Oktober 2025. Program ini dilaksanakan dalam rangka perluasan literasi keuangan termasuk bagi para penyandang disabilitas.
Penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang kerap kurang memahami literasi keuangan dan juga memiliki keterbasan akses pada sumber pendanaan.
PT Kredit Utama Fintech Indonesia (Aplikasi Rupiah Cepat), menegaskan komitmennya melalui berbagai inisiatif strategis yang berfokus pada perluasan literasi keuangan dan tanggung jawab sosial, puncaknya ditandai dengan penyerahan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi.
Komitmen Sosial dengan Pemberian Donasi (CSR Celebration) dan Media Gathering merupakan kegiatan pembuka yang dilakukan di awal Oktober 2025 ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial tahunan, RupiahCepat menyerahkan dana CSR sebesar Rp 100.000.000 kepada Penyandang Disabilitas melalui Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).
Kegiatan CSR Celebration dan Media Gathering ini dilaksanakan pada 9 Oktober 2025 di Gowork Kuningan, Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri oleh Direktur RupiahCepat, Anna Maria Chosani, Direktur Eksekutif AFPI, Yasmine Meylia, Ketua Umum PPDI, H. Norman Yulian, Ketua Dewan Pertimbangan PPDI, Drs. Gufroni Sakaril, jajaran pengurus PPDI serta 40 peserta dari PPDI.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan khusus RupiahCepat kepada kalangan disabilitas. Kontribusi ini adalah bentuk nyata perhatian dan support yang sangat berharga bagi PPDI,” ujar perwakilan PPDI.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi ekonomi, RupiahCepat menyelenggarakan Seminar Literasi Keuangan untuk UMKM Ultra Mikro, pada 14 Oktober 2025. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 pelaku UMKM dari berbagai kategori seperti FnB, Fashion, Art dan Kesehatan.
Sebagai wujud dukungan konkret pada UMKM di Indonesia, RupiahCepat juga turut memberikan dukungan finansial sebesar Rp 10.000.000 kepada UMKM Terpilih, yaitu "INI TEH SUSU" untuk membantu peningkatan kapasitas usaha.
Komitmen edukasi keuangan turut diperluas ke kalangan akademisi melalui seminar "Fintalks: Communication in Action to Distinguish Legal, Mitigate Risk, and Drive Financial Inclusion", yang digelar di BINUS University Kampus Anggrek. Acara ini bertujuan meningkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa dan memperkuat Perlindungan Konsumen, khususnya dalam mengedukasi kesadaran akan risiko dan modus-modus penipuan di dunia fintech.
Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan 2025 ditutup dengan keikutsertaan RupiahCepat dalam FinExpo Surabaya 2025 yang diadakan OJK pada 23-26 Oktober 2025 di Tunjungan Plaza Mall 3. Acara ini dihadiri oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) se-Indonesia. RupiahCepat berpartisipasi mulai dari CEO Lunch bersama beberapa perwakilan Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia, talkshow hingga media visit.(H-2)
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved