Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR baik datang dari dunia medis untuk upaya deteksi dini masalah jantung. Para ilmuwan mengembangkan tes sederhana yang non-invasif. Tes ini dilakukan di bagian leher, dan mampu mengidentifikasi risiko tinggi gagal jantung.
Uji coba yang didukung British Heart Foundation (BHF) menunjukkan potensi besar. Tes ini diharapkan dapat menjadi alat skrining cepat, terutama untuk kelompok berisiko.
Tes ini melibatkan pemindaian sederhana pada leher. Meskipun detail teknisnya kompleks, secara dasar tes ini bertujuan memeriksa perubahan pada pembuluh darah.
Pembuluh darah di leher, seperti arteri karotis, memberikan petunjuk penting tentang bagaimana jantung bekerja. Gangguan pada fungsi jantung sering memengaruhi aliran dan tekanan darah di pembuluh utama ini. Melalui pemindaian, para ahli dapat mengukur indikator yang terkait dengan gagal jantung.
Studi awal menunjukkan tes ini sangat efektif dalam mendeteksi pria yang berisiko tinggi mengalami gagal jantung. Gagal jantung adalah kondisi kronis di mana jantung tidak mampu memompa darah secara efisien.
Dengan identifikasi risiko yang cepat dan mudah, pasien dapat segera mendapatkan intervensi. Intervensi dini sangat penting untuk mencegah perkembangan kondisi yang mengancam jiwa.
Keunggulan utama tes ini terletak pada kesederhanaannya. Dibandingkan dengan prosedur kardiologi yang rumit dan mahal, tes leher ini dapat dilakukan dengan cepat.
Hal ini membuka peluang besar untuk skrining massal. Skrining yang mudah diakses dapat membantu dokter mengidentifikasi ribuan orang berisiko sebelum gejala gagal jantung muncul. (mountelizabeth/bhf/ucl/edinburghlive/Z-2)
Tes darah baru mampu mendeteksi risiko komplikasi mematikan pada pasien hypertrophic cardiomyopathy (HCM). Terobosan besar bagi jutaan pengidap jantung genetik.
Kenali berbagai jenis penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, aritmia, dan lainnya. Pelajari penyebab dan gejalanya di sini.
PENELITIAN yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology mengungkapkan bahwa tanda-tanda serangan jantung, strok, atau gagal jantung sebetulnya dapat dicegah.
Para peneliti menganalisis data dari 88. 905 orang dewasa yang menggunakan sensor pada pergelangan tangan untuk memantau paparan cahaya selama seminggu
Jika tidak terdeteksi sejak dini, gagal jantung dapat memicu komplikasi yang serius, bahkan menyebabkan kematian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved