Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia (World Children’s Day) yang jatuh setiap 20 November, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menjadi tuan rumah puncak perayaan Hari Anak Sedunia Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Acara bertajuk Festival Anak Kecamatan Berdaya, digelar pada 21-23 November 2025, merupakan kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Batang, UNICEF Indonesia, dan sejumlah mitra.
Lebih dari 120 anak hadir sebagai peserta Kids Take Over (KTO), utusan dari berbagai provinsi, anak berkebutuhan khusus, santri/santriwati, serta peserta program Piloting Kecamatan Berdaya Kabupaten Batang. Anak-anak KTO mendapat kesempatan mengambil alih peran strategis secara simbolis di kawasan industri sebagai bentuk penguatan partisipasi anak dalam pembangunan.
Kepala Departemen Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M Burhan Murtaki, mengatakan bahwa pihaknya membuka kawasan agar anak-anak dapat melihat bagaimana teknologi dan industri membentuk masa depan.
“Kemajuan ekonomi harus sejalan dengan pemenuhan hak anak, seperti pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang aman. Kami akan mendorong seluruh tenant mengadopsi standar internasional Perlindungan Anak dan CSR yang berorientasi pada kesejahteraan generasi muda,” ujarnya.
Dukungan pemerintah hadir melalui Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen, yang menekankan pentingnya ekosistem industri yang memahami kebutuhan anak.
“Kami memiliki program Setelling yang melibatkan dokter spesialis untuk mendampingi anak-anak di sekolah. Industri harus mempertimbangkan keseluruhan ekosistem agar anak memahami lingkungan mereka dengan baik,” katanya.
Bupati Batang M Faiz Kurniawan menambahkan bahwa Kabupaten Batang berkomitmen untuk terus menjadi wilayah ramah anak.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang baik, menjaga kualitas udara, menggunakan air secara bijak, serta mewariskan budaya yang positif kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan di puncak acara meliputi tur edukatif bagi anak-anak untuk melihat proses produksi tenant kawasan, termasuk SEG Solar, serta mempelajari pengolahan limbah air dan konsep energi terbarukan sesuai visi KEK sebagai industri hijau.
Penyelenggaraan Hari Anak Sedunia 2025 ini menjadi momentum penting bagi KEK Industropolis Batang untuk memperkuat perannya sebagai kawasan ekonomi yang bertanggung jawab, inklusif, dan berpihak pada masa depan anak-anak Indonesia. (E-3)
Festival Anak Internasional (International Children's Festival) ini mengundang anak-anak dari seluruh penjuru dunia dengan motto Cinta, persahabatan dan perdamaian.
Terbukti, dengan diperbaikinya salah satu akses di lingkungan KITB tersebut. Sehingga, mempermudah mobilitas untuk menuju KITB dari Banyuputih menuju Kedawung di KEK Industropolis Batang.
Analisis LPPM Unusia menunjukkan adanya fenomena backwash effect, di mana pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di pusat industri tanpa efek pengganda yang merata.
Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, menyampaikan capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha
Gelaran Industropolis Run 2025 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga motor penggerak aktivitas ekonomi daerah.
Penghijauan wilayah pesisir menjadi langkah penting untuk menahan laju abrasi, memperkuat ekosistem pesisir, dan melindungi masyarakat dari dampak perubahan iklim.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang meraih penghargaan bergengsi Indonesia Corporate Sustainability (ICS) Award 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved