Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
STUNTING masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam dunia kesehatan anak di Indonesia. Meski berbagai program pencegahan telah dilakukan, kasus stunting tetap muncul akibat kurangnya pemahaman orangtua mengenai gizi, pola asuh, kesehatan, serta stimulasi yang tepat.
Di tengah gempuran informasi yang tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan, banyak orangtua kebingungan menemukan sumber edukasi yang kredibel dan mudah dipahami. Di era serba digital ini, kebutuhan akan edukasi parenting yang lebih modern, fleksibel, dan berbasis ilmu pengetahuan pun semakin mendesak.
Merespons kondisi tersebut, sebuah event edukasi berbasis teknologi hadir memberikan solusi baru: Parenthood Institute 2025, program tahunan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman orangtua mengenai tumbuh kembang anak sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Indonesia.
Di tengah tantangan stunting dan kebutuhan akses edukasi yang cepat, Parenthood Institute 2025 hadir sebagai jawaban untuk orangtua. Melalui pendekatan digital yang mudah diakses, konten berbasis bukti ilmiah, serta dukungan para pakar, program ini menjadi sarana belajar yang relevan untuk keluarga yang ingin mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Mengangkat tema “Akses Belajar Tanpa Batas untuk Parenting Berkualitas,” Parenthood Institute 2025 digelar mulai Rabu (19/11) hingga Kamis (18/12). Selama sebulan penuh, orangtua dapat mengakses ratusan artikel dan video pendek seputar tumbuh kembang anak melalui aplikasi PrimaKu,semuanya dikemas ringan dan mudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Parenthood Institute bukan sekadar ajang belajar, tetapi menjadi ruang interaktif bagi orangtua untuk tumbuh bersama," ujar M. Aditriyaputra, CFA, CEO PrimaKu, dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (21/11).
Program ini, lanjut dia, dirancang untuk orangtua yang membutuhkan sumber informasi yang cepat, kredibel, namun tetap mudah dicerna. Dengan format digital, semua konten dapat diakses kapan saja, bahkan saat orangtua sedang berada di perjalanan atau di sela-sela aktivitas kerja.
Menariknya, Parenthood Institute tidak hanya berfokus pada edukasi. Orangtua juga diajak untuk berpartisipasi dalam aktivitas belajar sambil mengumpulkan poin yang dapat ditukarkan dengan total hadiah senilai Rp20 juta.
"Dengan dukungan teknologi dan sistem reward, kami ingin menjadikan edukasi parenting lebih seru, praktis, dan berdampak," tutur pria yang karib disapa Didit itu.
Selain konten gratis, Parenthood Institute 2025 juga menghadirkan SuperClass, kelas eksklusif berbayar yang dipandu langsung oleh dokter spesialis anak dan pakar di bidangnya. Topik yang ditawarkan pun sangat relevan, antara lain mengatasi demam tanpa panik, menyikapi speech delay, panduan MPASI yang tepat, tanda bahaya tumbuh kembang anak, vaksinasi dan stimulasi bayi baru lahir.
"Melalui SuperClass, kami membantu orangtua memahami setiap tahapan tumbuh kembang anak dengan cara yang lebih praktis dan berbasis ilmu kedokteran terkini," ujar dr. Yuni Astria, Sp.A.
Menurut dr. Yuni, salah satu tujuan utama program ini adalah membantu mengurangi risiko stunting melalui edukasi yang menyeluruh.
"Program ini tidak hanya menyoroti aspek gizi, tetapi juga stimulasi, vaksinasi, dan pola asuh, semuanya terangkum dalam 12 kelas yang tersedia," jelasnya.
Pandangan serupa disampaikan oleh Sekretaris PP l II PP IDAI, dr. Ade Djanwari Pasaribu, Sp.A, yang menilai bahwa pendekatan digital dapat memperluas jangkauan edukasi berbasis bukti ilmiah.
"Program seperti Parenthood Institute sejalan dengan upaya IDAI dalam memperluas edukasi ilmiah kepada masyarakat," ungkapnya.
Menurut dr. Ade, orangtua yang memiliki literasi kesehatan yang baik akan lebih mampu mencegah berbagai masalah tumbuh kembang, termasuk stunting.
Melihat antusiasme tahun ini, program tersebut rencananya akan dikembangkan menjadi program sepanjang tahun mulai 2026 agar proses belajar dan pengumpulan poin dapat berlangsung lebih lama dan menyenangkan. (Fal/E-1)
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, pengetahuan serta penanganan tentang pentingnya gizi, kesehatan dan tumbuh kembang anak dari perspektif gizi dan psikologi.
Sebuah meta-analisis besar mengungkap diet vegetarian dan vegan aman untuk anak-anak, asal direncanakan dengan matang. Simak manfaat dan risiko kekurangan nutrisinya.
Perkembangan saraf motorik dan sensorik memegang peranan penting dalam tumbuh kembang anak, terutama pada masa usia dini.
DI tengah derasnya arus informasi saat ini, diperlukan kehati-hatian dalam mencari sumber informasi yang akurat. Khususnya terkait dengan kesehatan ibu dan anak.
DI tengah perkembangan pola asuh modern, semakin banyak ahli yang menegaskan bahwa peran ayah bukan lagi sekadar pendukung, tetapi bagian utama dalam tumbuh kembang anak.
Sebagian orangtua masih beranggapan bahwa kemampuan motorik akan berkembang dengan sendirinya, padahal riset menunjukkan stimulasi yang terarah dan menyenangkan justru menjadi kunci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved