Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sineas dan Animator Ikuti Pelatihan Akselerasi, Kupas Aspek Hukum hingga Komersialisasi

Iis Zatnika
21/11/2025 17:26
Sineas dan Animator Ikuti Pelatihan Akselerasi, Kupas Aspek Hukum hingga Komersialisasi
Kamp pelatihan Akselerasi Kreatif (Aktif) yang diikuti 35 peserta yang karya film dan animasi yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif.(Istimewa)

KEMENTERIAN Ekonomi Kreatif menyelenggarakan kamp pelatihan Akselerasi Kreatif (Aktif) yang diikuti 35 peserta yang karya film dan animasi mereka sudah melalui proses kurasi. Peserta terdiri atas anggota komunitas animator dan perwakilan rumah produksi film yang sudah punya produk dan siap bersaing di industri perfilman dan animasi.

Pelatihan di bidang perfilman dan animasi yang ditujukan bagi mereka yang sudah menghasilkan karya namun masih perlu didukung untuk meningkatkan skala bisnis dan karyanya itu, juga dilengkapi kesempatan untuk mempromosikan karya ke festival seperti JAFF Market dan Asia TV Forum & Market.

Pelatihan menghadirkan para pakar dan praktisi terkait teknis produksi, hukum, hak cipta, hingga distribusi dan komersialisasi karya.

“Program ini untuk membantu meningkatkan daya saing talenta-talenta muda di bidang film dan animasi yang kita accelerate, makanya judulnya akselerasi kreatif," kata Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu saat membuka Bootcamp Aktif di Jakarta, Jumat (21/11).

Kamp pelatihan Aktif yang dilaksanakan dari 21 sampai 23 November 2025 mencakup materi mengenai produksi, distribusi, dan promosi film serta pengembangan bisnis, distribusi, dan promosi karya animasi.

Tema inklusif dalam film Indonesia

Dukungan terhadap komunitas sineas juga dilaksanakan Kementerian Ekonomi Kreatif melalui kolaborasi Deputi Bidang Kreativitas Media melalui Direktorat Film, Animasi dan Video dengan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores dan Mawatu Labuan Bajo menghadirkan bioskop alternatif di Labuan Bajo.

Bioskop alternatif itu menjadi bagian dari strategi pemerataan akses tontonan film berkualitas sekaligus penguatan ekosistem kreatif berbasis potensi lokal.

Melalui program Sinema Rakyat yang dihadirkan pada 14-15 November 2025 ini menayangkan m karya yang menampilkan narasi lokal dengan pesan sosial yang relevan dan inspiratif bagi masyarakat luas.

Film Tegar (produksi Aksa Bumi Langit) dengan sutradara Anggi Frisca yang ditayangkan pada hari pertama menyoroti isu inklusi dan kesetaraan melalui semangat untuk hidup berdaya. 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik