Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Haji dan Umrah atau Kemenhaj secara resmi telah membuka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) atau petugas haji 1447 H/2026 M. Seleksi tersebut khusus untuk dua formasi yaitu PPIH Kloter (Ketua Kloter & Pembimbing Ibadah) dan PPIH Arab Saudi (Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Bimbingan Ibadah, dan SISKOHAT).
Dalam unggahan di Instagram resmi Kemenhaj, pendaftaran PPIH tersebut akan dibuka pada 22-28 November 2025. Pendaftaran secara resmi dapat dilakukan hanya haji.go.id/petugas.
Kemenhaj menegaskan bahwa seleksi PPIH ini dilakukan secara transparan, akuntabel, tanpa biaya dan bebas gratifikasi.
“Menjadi petugas haji bukan sekadar tugas, tetapi amanah, pelayanan, dan ibadah. Kami mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam pelayanan jemaah haji Indonesia,” tegas Kemenhaj.
Perlu diketahui, seluruh informasi resmi terkait seleksi hanya disampaikan melalui akun resmi Kemenhaj RI baik itu Instagram, X, Facebook, TikTok, YouTube, website haji.go.id, kantor Kemenhaj, dan rilis melalui media massa.
“Mohon waspada terhadap informasi tidak resmi, oknum, Maupun permintaan biaya dalam bentuk apa pun dalam proses Seleksi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah menata ulang sistem pembagian kuota haji regular 2026 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Di aturan itu, penentuan kuota haji berdasarkan jumlah pendaftar dan waiting list (daftar tunggu) nasional. (H-4)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan calon petugas haji harus fokus melayani jemaah, bukan pejabat
Petugas haji merupakan representasi negara yang diberi amanah untuk melayani jemaah.
Pendaftaran seleksi petugas haji 2026 akan dibuka Senin, 8 Desember 2025. Terdapat delapan formasi layanan yang akan dibuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved