Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER dan ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen mengkritisi Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal yang menyebut peran ahli gizi tidak diperlukan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dokter yang aktif di media sosial itu menyatakan hal itu mencerminkan ketidakpahaman Cucun terhadap pentingnya profesi ahli gizi.
“Sebetulnya sudah jelas ngaco, kan. Artinya dia tidak paham profesi ahli gizi. Ibarat pilot diganti dengan petugas darat yang dilatih simulasi 3 bulan, tau-tau menerbangkan pesawat,” kata dr. Tan kepada Media Indonesia, kemarin.
“Dia juga enggak paham beda jabatan struktural dan fungsional. Pernah mikir enggak, Kepala Puskesmas dan Menkes mungkin saja bukan dokter, tapi mereka tidak berhak menangani pasien di poli. Nah, mulai mikir dari situ kenapa ahli gizi enggak bisa diganti jika mau makanan kalian bergizi. Orang yang arogan itu bicara tanpa paham duduk perkaranya,” tegasnya.
Sementara itu, Cucun sudah memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa pernyataan yang beredar merupakan bagian dari diskusi internal ketika membahas usulan perubahan istilah pada struktur program MBG.
“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dinamika pembahasan di dalam ruangan terkait tuntutan aspirasi sempat menjadi konsumsi publik dan dianggap menyinggung profesi ahli gizi,” ungkapnya melalui akun Instagram Cucun Centre. (E-4)
WAKIL Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kesiapan petugas dalam arus mudik Lebaran 2026. Ia pun menyebut koordinasi antar-instansi sudah berjalan sangat baik.
Cucun menjelaskan bahwa pergantian ini sepenuhnya berdasar pada ketentuan UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MD3 serta Peraturan Tata Tertib DPR RI.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dinamika pembahasan di dalam ruangan terkait tuntutan aspirasi sempat menjadi konsumsi publik dan dianggap menyinggung profesi ahli gizi."
Adapun Cucun Ahmad Syamsurijal sudah memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa pernyataan yang beredar merupakan bagian dari diskusi internal.
“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dinamika pembahasan di dalam ruangan terkait tuntutan aspirasi sempat menjadi konsumsi publik dan dianggap menyinggung profesi ahli gizi."
Adapun Cucun Ahmad Syamsurijal sudah memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa pernyataan yang beredar merupakan bagian dari diskusi internal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved