Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Universitas President, Cikarang, Jawa Barat memperkenalkan pendekatan pembelajaran pemasaran yang lebih progresif. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori perilaku konsumen dari buku teks, tetapi juga diwajibkan menerapkannya secara langsung di lapangan. Model pembelajaran terintegrasi ini dianggap lebih relevan dengan kebutuhan industri marketing modern.
Pada konsentrasi Marketing, mata kuliah Perilaku Konsumen menjadi salah satu fondasi utama. Mahasiswa mempelajari bagaimana konsumen membuat keputusan, bagaimana sikap dan motivasi terbentuk, serta bagaimana faktor psikologis, sosial, dan kognitif memengaruhi proses pembelian.
Kajian terbaru dalam ilmu perilaku konsumen (2020-2024) menunjukkan bahwa pemahaman multidimensional seperti ini diperlukan untuk merancang strategi marketing yang efektif, mulai dari segmentasi, penentuan nilai produk, hingga desain pengalaman pelanggan. Dengan dasar teori yang kuat, mahasiswa lebih siap menganalisis perilaku pasar secara objektif.
Keunikan metode Universitas President terletak pada penerapan langsung setelah sesi teori. Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok, lalu setiap kelompok memilih satu restoran atau kafe di lingkungan mal sekitar kampus, sebagai objek observasi. Mereka mengamati bagaimana konsumen berpikir dan berperilaku, bagaimana staf melayani, bagaimana tata letak iklan di sekitar resto mampu keputusan pengunjung, dan faktor-faktor apa yang membedakan satu resto dari resto lain di lokasi yang sama.
Salah satu temuan mahasiswa adalah bahwa sebuah resto bisa lebih ramai bukan semata-mata karena menu yang disajikan, tetapi karena pelayanan yang lebih telaten dan fleksibel. Penelitian perilaku konsumen modern juga menegaskan bahwa kualitas layanan yang responsif merupakan salah satu pemicu utama loyalitas pelanggan.
Raja Habibie, salah satu mahasiswa jurusan marketing Universitas President, menyampaikan pengalamannya saat menjalani tugas lapangan. “Tantangan di lapangan jelas berbeda daripada di kampus. Di kampus, semuanya sudah terstruktur. Sejauh kita belajar dengan baik, hasil ujiannya pun akan keluar dengan baik. Namun di lapangan, kita harus menempatkan diri sebagai seorang marketer, mengamati perilaku konsumen secara langsung. Awalnya kita takut, karena harus berpura-pura menjadi konsumen sambil melakukan pengamatan. Namun dari sini, apa yang kita dapatkan jauh lebih banyak,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (17/11).
Pernyataan ini memperlihatkan bagaimana pembelajaran berbasis pengalaman dapat meningkatkan rasa percaya diri, sensitivitas analitis, dan kreativitas mahasiswa—sejalan dengan penelitian pendidikan tinggi yang menekankan pentingnya experiential learning bagi generasi muda.
Dosen pengampu mata kuliah tersebut, Sonny V Sutedjo, menjelaskan bahwa mahasiswa generasi sekarang membutuhkan lebih dari sekadar ujian tertulis. Mereka membutuhkan konteks nyata agar teori yang dipelajari dapat melekat secara lebih bermakna.
“Dengan memberikan tugas observasi langsung, mahasiswa dihadapkan dengan tantangan yang sebenarnya. Keberanian mereka tumbuh, dan ide-ide marketing yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan muncul begitu mereka melihat kondisi lapangan. Harapannya, mahasiswa yang terbiasa turun ke lapangan sebelum lulus akan selangkah lebih maju ketika memasuki dunia kerja. Pendekatan seperti ini sudah biasa di negara-negara maju ; alangkah baiknya sesuatu yang positif ini bisa ditiru, untuk menghasilkan lulusan yang berprestasi pula,” tegasnya.
Universitas President melalui program pemasarannya menegaskan bahwa teori dan praktik tidak boleh berjalan terpisah. Dengan memberikan pengalaman observasi langsung, mahasiswa tidak hanya memahami perilaku konsumen secara konseptual, tetapi juga secara empiris.
Hasilnya, lulusan diharapkan mampu bekerja lebih adaptif, kreatif, dan analitis, keterampilan yang sangat dibutuhkan di industri marketing modern. (E-3)
Tahun 2026 menjadi era hyper-personalization, produsen tidak lagi bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk semua konsumen (one size fits all).
Optimalkan penjualan dengan data pelanggan! Pelajari strategi efektif menggunakan informasi pelanggan untuk meningkatkan konversi dan loyalitas. Klik sekarang!
Email marketing efektif? Pelajari strategi & cara menggunakan email marketing untuk bisnis online Anda. Raih lebih banyak pelanggan & tingkatkan penjualan!
Pelajari strategi pemasaran konten efektif! Raih audiens target, tingkatkan engagement, dan dominasi pasar. Klik untuk panduan lengkap!
Kondisi dunia yang sangat dinamis sekarang ini salah satunya akibat gejolak militer serta persaingan dagang, membutuhkan strategi yang jitu dalam pemasaran lokal dan global.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved