Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Dirgantara Indonesia Gandeng PPI Curug Perkuat SDM dan Inovasi Penerbangan

Naufal Zuhdi
14/11/2025 21:24
Dirgantara Indonesia Gandeng PPI Curug Perkuat SDM dan Inovasi Penerbangan
Dirgantara Indonesia menggandeng PP Curug untuk perkuat SDM dan inovasi penerbangan(PTDI)

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan kapasitas sumber daya manusia, riset, dan inovasi di sektor penerbangan nasional. Kesepakatan tersebut juga mencakup pemanfaatan fasilitas dan tenaga ahli, program magang industri, pemberian beasiswa melalui program CSR, serta peluang rekrutmen bagi lulusan pendidikan vokasi.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur PPI Curug, Capt Megi Hudi Helmiadi, dan Direktur Utama PTDI, Marsda (Purn) Gita Amperiawan, disaksikan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Kemenhub, Abrar Tuntalani. Megi menegaskan kesiapan PPI Curug sebagai institusi vokasi penerbangan dalam mendukung peningkatan kompetensi SDM aviasi Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkan link and match antara pendidikan vokasi dan industri penerbangan nasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat peran PPI Curug dalam melahirkan insan transportasi yang kuat, profesional, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia juga memberi apresiasi kepada PTDI atas kolaborasi strategis dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Menurutnya, MoU ini membuka ruang yang lebih luas bagi siswa untuk memahami peluang karir dan inovasi di sektor aviasi.

Sementara itu, Dirut PTDI Gita Amperiawan menilai kerja sama kedua institusi merupakan proyek jangka panjang untuk memperkuat ekosistem kedirgantaraan nasional—mulai dari pendidikan, industri, hingga pengembangan riset dan inovasi.

“Industri penerbangan ke depan sangat membutuhkan SDM yang dihasilkan lembaga pendidikan seperti PPI Curug. Kita sedang membangun ekosistem kedirgantaraan yang utuh. Pendidikan, industri, dan inovasi adalah tiga pilar yang harus berjalan seiring,” tegasnya.

Gita memaparkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di sektor kedirgantaraan nasional tumbuh pesat. Berdasarkan data Bappenas, pertumbuhan kebutuhan tenaga kerja mencapai 8 persen per tahun, sementara kemampuan menyediakan SDM tersertifikasi baru sekitar 3%.

“Gap ini menunjukkan kita harus bergerak cepat menyiapkan SDM yang kompeten. Karena itu, kerja sama PPI Curug dan PTDI akan berdampak nasional. Kami juga mengajak PPI Curug untuk membantu penguatan SDM bidang penerbangan di wilayah Indonesia timur,” ujarnya.

Kepala PPSDMPU Abrar Tuntalani menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan daya saing aviasi Indonesia.

“Kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi lulusan PPI Curug untuk berkarier di PT Dirgantara Indonesia dan mendorong kemajuan industri penerbangan nasional. Saya mengajak seluruh civitas PPI Curug dan mitra industri untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi,” kata Abrar.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya