Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Hujan deras, banjir, angin kencang, bahkan gelombang panas dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari. Untuk itu, penting bagi setiap individu dan keluarga untuk menyiapkan starter kit yang lengkap agar dapat bertahan di tengah cuaca ekstrem.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang starter kit untuk cuaca ekstrem berdasarkan data dan riset yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dan lembaga terkait, agar Anda dapat menghadapi cuaca ekstrem dengan lebih siap dan aman.
Menurut riset yang dilakukan oleh Kemenkes, perubahan iklim dapat memengaruhi kesehatan manusia melalui berbagai cara, seperti peningkatan kejadian penyakit tular vektor, penurunan kualitas udara dan air, serta peningkatan risiko gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, persiapan dengan membawa peralatan yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko ini.
Berdasarkan data Kemenkes, berikut adalah beberapa barang yang perlu ada dalam starter kit cuaca ekstrem:
Alat yang harus ada: Ponsel, power bank, charger mobil, daftar nomor penting (keluarga, teman, darurat).
Kenapa penting: Komunikasi yang lancar saat terjadi cuaca ekstrem sangat krusial untuk mendapatkan informasi terbaru dan menghubungi bantuan jika diperlukan.
Kemenkes mencatat adanya peningkatan penyakit yang berhubungan dengan perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Beberapa penyakit yang paling umum terkait cuaca ekstrem meliputi:
Berdasarkan riset dan data Kemenkes, cuaca ekstrem dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk kesehatan fisik dan mental. Dengan mempersiapkan starter kit yang sesuai, Anda dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem dan mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi.
Selalu pastikan untuk mengikuti protokol keselamatan dan memantau ramalan cuaca secara rutin. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem yang tak terduga. (Kemenkes/Z-10)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
Analisis global terhadap 31.000 spesies pohon mengungkap tren mengkhawatirkan: spesies pohon yang tumbuh lambat mulai punah, digantikan pohon cepat tumbuh yang rapuh.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Peneliti mengungkap mekanisme seluler yang membantu tanaman tetap tumbuh meski cuaca ekstrem. Temuan ini menjadi kunci masa depan ketahanan pangan global.
Meski perubahan iklim mengancam es laut, beruang kutub di Svalbard justru ditemukan lebih sehat dan gemuk. Apa rahasianya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved