Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BELAKANGAN ini, istilah “gut health” atau kesehatan usus semakin populer di media sosial dan rak-rak supermarket. Banyak produk kini mengklaim mampu memperbaiki mikrobioma, yaitu kumpulan triliunan mikroorganisme yang hidup di dalam sistem pencernaan dan berpengaruh terhadap pencernaan, kekebalan tubuh, suasana hati, hingga kualitas tidur.
Namun, menjaga kesehatan usus sebenarnya tidak serumit atau semahal yang dibayangkan. Kuncinya ada pada asupan makanan berserat dan seimbang, yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam tubuh.
Alih-alih membeli minuman probiotik atau suplemen yang harganya tinggi, Anda bisa mencoba lima langkah sederhana berikut untuk mendukung kesehatan usus secara alami:
Popcorn merupakan biji-bijian utuh kaya serat yang dapat menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Selain itu, popcorn lebih ringan dan minim proses dibanding keripik yang biasanya tinggi garam dan lemak.
Meski terasa manis, buah kering seperti aprikot, kismis, atau kurma mengandung serat, vitamin, dan gula alami yang membantu pencernaan sekaligus menjaga energi tubuh.
Kacang-kacangan kaya akan prebiotik, yaitu serat yang menjadi sumber makanan bagi mikroba usus. Selain menambah tekstur dan protein nabati, cara ini juga membantu mengurangi konsumsi daging tanpa mengurangi cita rasa.
Kacang dengan tambahan rasa umumnya tinggi garam dan gula. Sebaliknya, kacang tanpa tambahan memberikan lemak sehat dan serat alami yang lebih ramah bagi pencernaan.
Meski es krim menyenangkan, kombinasi buah beri beku dan kefir (minuman susu fermentasi) memberikan rasa manis alami, antioksidan, dan bakteri hidup yang menyehatkan mikrobioma usus.
Selain itu, makanan fermentasi seperti kimchi, sauerkraut, atau kombucha juga bisa membantu, namun tidak wajib dikonsumsi setiap hari. Yang terpenting adalah menjaga pola makan seimbang dengan beragam makanan utuh dan kaya serat, terutama buah dan sayuran.
Terkait suplemen dan probiotik komersial, para ahli menegaskan belum ada bukti kuat mengenai efektivitasnya. Banyak produk dengan klaim “ajaib” justru mahal dan belum tentu memberi manfaat nyata. Kesehatan usus terbaik tetap berasal dari makanan alami dan gaya hidup seimbang. (BBC/Z-2)
Peneliti berhasil mengidentifikasi bakteri usus penyebab Auto-Brewery Syndrome (ABS), kondisi langka yang membuat penderitanya mabuk hanya karena makan karbohidrat.
Riset Universitas Cambridge ungkap 168 zat kimia dalam pestisida dan plastik yang merusak mikrobioma usus dan memicu resistensi antibiotik.
GURU besar IPB University, Profesor Safika mengatakan kunci keberhasilan konservasi orang utan Sumatra adalah Mikrobioma. Mikrobioma adalah merupakan sekumpulan mikroorganisme di usus.
Studi yang dipimpin ahli biologi dari Penn State menemukan gaya hidup dapat mempengaruhi komposisi mikrobioma mulut, yakni komunitas mikroorganisme yang hidup di dalam mulut.
Serat membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan gula darah, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Beberapa makanan berserat tinggi seperti buah-buahan apel, pir, pisang, jeruk, stroberi, sayuran brokoli, wortel, bayam, kubis, biji-bijian dan kacang-kacangan oats, beras merah
Kalau tubuh kurang asupan makanan berserat, bisa muncul banyak masalah kesehatan karena serat sangat penting untuk pencernaan, metabolisme, dan daya tahan tubuh.
Tetapi, makanan berserat ini sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, kolesterol, dan menjaga berat badan.
PUASA bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga tubuh tetap sehat agar ibadah lebih maksimal. Sayangnya, banyak orang yang mengalami asam lambung naik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved