Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

13 Dampak Kurang Konsumsi Makanan Berserat

Reynaldi Andrian Pamungkas
04/1/2026 23:00
13 Dampak Kurang Konsumsi Makanan Berserat
Berikut Dampak Kurang Konsumsi Makanan Berserat(freepik)

MAKANAN berserat adalah jenis makanan yang mengandung serat pangan, yaitu bagian dari tumbuhan yang tidak dapat dicerna sepenuhnya oleh tubuh, tetapi sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme.

Serat membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan gula darah, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.

Berikut 13 Dampak Kurang Konsumsi Makanan Berserat

1. Sembelit

Kurang serat membuat feses keras dan sulit dikeluarkan.

2. Gangguan Pencernaan

Pencernaan menjadi lambat sehingga sering merasa begah dan tidak nyaman.

3. Perut Kembung

Kurangnya serat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.

4. Risiko Wasir

Feses keras menyebabkan mengejan berlebihan saat BAB.

5. Mudah Lapar

Serat membantu memberi rasa kenyang lebih lama, tanpa serat tubuh cepat lapar.

6. Berat Badan Mudah Naik

Kurang serat sering membuat konsumsi kalori berlebih.

7. Kadar Gula Darah Tidak Stabil

Serat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah.

8. Kolesterol Tinggi

Serat membantu mengikat kolesterol jahat dalam tubuh.

9. Risiko Penyakit Jantung

Kolesterol dan gula darah yang tidak terkontrol meningkatkan risiko penyakit jantung.

10. Risiko Diabetes Tipe 2

Kurangnya serat memperbesar risiko resistensi insulin.

11. Kesehatan Usus Menurun

Serat adalah makanan utama bakteri baik di usus.

12. Daya Tahan Tubuh Menurun

Kesehatan usus yang buruk memengaruhi sistem imun.

13. Meningkatkan Risiko Kanker Usus

Kurang serat dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker kolorektal.

Kurang konsumsi serat berdampak serius pada pencernaan dan kesehatan jangka panjang. Pastikan asupan serat harian tercukupi agar tubuh tetap sehat. (Z-4)

Sumber: hellosehat, alodok



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya