Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyambut baik langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menetapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di jenjang Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2027/2028 mendatang. Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis memperkuat fondasi kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini.
Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris sejak SD akan menjadi bekal penting bagi generasi muda Indonesia untuk menghadapi persaingan global.
“Kebijakan ini menunjukkan arah pendidikan nasional yang visioner. Pengenalan bahasa Inggris sejak dini bukan sekadar soal bahasa, tetapi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang percaya diri, adaptif, dan berdaya saing di tingkat internasional,” kata Lestari melalui keterangan tertulis, Jumat (24/10).
Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Jawa Tengah II itu menilai, pendekatan Kemendikdasmen yang menitikberatkan pada kemampuan komunikasi daripada tata bahasa sudah tepat.
“Pendekatan komunikatif akan membuat anak-anak tidak takut berbahasa Inggris. Fokusnya bagaimana mereka mampu mengekspresikan gagasan dengan percaya diri,” kata Rerie, sapaan Lestari Moerdijat.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pembelajaran bahasa Inggris di SD akan difokuskan pada peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi.
“Pembelajaran bahasa Inggris di tingkat SD lebih banyak ditekankan pada aspek bagaimana mereka dapat berkomunikasi dengan bahasa Inggris, bukan bahasa Inggris sebagai science, tapi sebagai media komunikasi sehingga grammarnya tidak perlu terlalu banyak,” kata Mu’ti dalam kegiatan Taklimat Media Setahun Kemendikdasmen di Jakarta, Rabu (22/10).
Lestari menekankan pentingnya kesiapan guru sebagai faktor utama keberhasilan kebijakan ini.
“Peningkatan kapasitas guru menjadi kunci. Negara harus memastikan adanya pelatihan dan pendampingan agar implementasinya efektif dan merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, sebagai kompetensi global yang wajib dimiliki generasi muda. Namun, ia mengingatkan pentingnya memastikan kesiapan lapangan.
“Kebijakan ini positif, tetapi kesiapan di lapangan harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu memastikan bahwa semua sekolah dasar, termasuk di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), memiliki guru yang kompeten dan fasilitas pendukung yang memadai,” tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.
Rerie juga mendorong Kemendikdasmen untuk mempercepat program pelatihan dan sertifikasi bagi guru bahasa Inggris di jenjang SD. Ia menilai, tanpa dukungan tenaga pendidik yang berkualitas, kebijakan tersebut berisiko menimbulkan kesenjangan baru antara sekolah di kota besar dan daerah terpencil.
Selain itu, pengembangan bahan ajar yang kontekstual dan sesuai usia siswa perlu menjadi perhatian.
“Kita tidak ingin bahasa Inggris menjadi beban bagi anak-anak. Pendekatannya harus komunikatif dan menyenangkan agar bisa membentuk fondasi kemampuan berbahasa yang kuat,” tambahnya.
Lestari berharap penerapan bahasa Inggris wajib di SD dapat meningkatkan daya saing anak bangsa dan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda di kancah global.
“Kebijakan ini harus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Program ini menjadi siklus yang dirancang berkesinambungan, mulai dari penjaringan, pembinaan, aktualisasi, apresiasi, hingga penguatan kapasitas untuk kontribusi nyata.
Banyak penerima PIP yang tidak tahu bahwa dirinya diusulkan sebagai penerima. Hal ini mengakibatkan dana PIP yang harus kembali ke kas negara.
Bangsa kita telah mengalami sejarah panjang bagaimana memosisikan ujian sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah.
Kemendikdasmen catat 1.741 sekolah di Sumatra jalin PKS revitalisasi pascabencana senilai Rp1,25 triliun. Simak detail realisasi anggarannya di sini.
Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, menekankan bahwa transformasi digital juga bertumpu pada kesiapan dan kemauan guru untuk terus belajar.
Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), secara resmi meluncurkan Beasiswa Talenta Indonesia.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Komitmen negara untuk melindungi dan memenuhi hak setiap warganya, termasuk penyandang disabilitas, harus konsisten diwujudkan dengan dukungan semua pihak.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai wujud nilai Empat Pilar Kebangsaan dan solidaritas sosial masyarakat.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam meningkatkan kualitas SDM.
Lestari Moerdijat: Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini Tetap Relevan hingga Saat Ini.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dorong distribusi guru kompeten dan insentif tepat di wilayah 3T untuk wujudkan pemerataan pendidikan nasional di tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved