Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ILMU sains kerap kali dianggap sebagai hal yang memusingkan khususnya bagi anak-anak, namun kini sains jadi lebih menyenangkan lewat gelaran Gramedia Science Day (GSD 2025) bersiap hadir di Jakarta, berlangsung pada 18 Oktober 2025 di City Hall Pondok Indah Mall 3.
Mengusung tema “Trash Lab: Laboratorium Sains dari Barang Bekas”, kegiatan ini diharapkan membawa semangat kreativitas dan berkelanjutan dengan mengajak peserta membuat alat eksperimen atau peraga sains dari bahan daur ulang. Sehingga anak-anak dapat memahami dan lebih peduli terhadap isu lingkungan dengan memanfaatkan limbah atau barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat.
“Sebagai program tahunan, Gramedia Science Day terus kami hadirkan karena kami ingin menjadi bagian dari perjalanan anak-anak dalam menjelajahi dunia sains,"ungkap Sugiarto selaku Direktur Marketing & Merchandising Gramedia.
Sejak pertama diselenggarakan pada tahun 2016, kegiatan itu telah menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak dalam mengeksplor dunia sains. Melalui kompetisi berbasis permainan dan tantangan, peserta diajak untuk belajar memahami konsep, mengasah kreativitas dan daya pikir yang kritis.
Gramedia Science Day 2025 terbuka bagi siswa Sekolah Dasar kelas 4 hingga 6. Setiap peserta wajib membentuk kelompok yang terdiri dari maksimal dua orang untuk dapat mengikuti kompetisi ini. Nama kelompok akan ditentukan dan dikirimkan oleh panitia melalui email setelah proses pendaftaran selesai.
"Harapan kami, kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi para ilmuwan cilik yang kelak akan menjadi generasi penerus inovasi di masa depan,” ujar Sugiarto.
Gelaran itu akan semakin meriah dengan kehadiran dua sosok inspiratif, Mischka dan Devon. Sebagai duta pelajar berprestasi yang dikenal luas atas kontribusi mereka di bidang pendidikan dan olimpiade internasional, kehadiran mereka diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk lebih mencintai ilmu pengetahuan. Dalam acara ini, Mischka dan Devon akan berbagi pengalaman, tips belajar efektif, serta membangkitkan semangat belajar sains dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. (Rif/M-3)
Dok. Gramedia
Kimberlit merupakan jenis batuan beku ultrabasa yang berasal dari kedalaman lebih dari 150 kilometer di bawah permukaan Bumi, tepatnya di bagian mantel.
Tinta ini menggabungkan galium, logam yang padat pada suhu ruangan tetapi meleleh tepat di bawah suhu tubuh 98,6 derajat Fahrenheit atau setara dengan 37 derajat Celsius
Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun, kira-kira secepat kuku manusia tumbuh.
Jam di Mars akan berjalan sedikit lebih cepat daripada di Bumi. Perbedaan ini disebabkan oleh dua faktor utama di tata surya.
Hasil penelitian ini tampaknya mendukung teori yang diajukan pada tahun 1970-an, yaitu bahwa burung liar mungkin mengalami kesalahan navigasi sederhana.
Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para ilmuwan memetakan perilaku ciuman sebagai sebuah sifat evolusioner dalam pohon keluarga primata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved