Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RABIES masih menjadi ancaman mematikan bagi anjing, kucing, bahkan manusia di seluruh dunia. Namun, penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dengan langkah sederhana.
Kasus rabies pun terus meningkat di beberapa kota dan negara, sehingga kewaspadaan pemilik hewan sangat dibutuhkan. Dengan pencegahan yang tepat, risiko rabies bisa berkurang dan keselamatan keluarga tetap aman.
Rabies adalah penyakit virus dari genus Lyssavirus yang menyerang otak dan saraf mamalia. Penyakit ini hampir selalu berakibat fatal begitu gejala muncul, sehingga pencegahan sangat penting untuk dilakukan.
Rabies bisa menular melalui gigitan hewan yang membawa virus dalam air liurnya. Selain itu, cakaran atau luka terbuka yang terkena air liur hewan terinfeksi juga bisa menularkan rabies.
Berikut beberapa langkah penting yang dapat dilakukan pemilik untuk mencegah penularan virus rabies.
Vaksinasi rutin pada anjing dan kucing adalah cara paling efektif mencegah Rabies. Vaksin pertama diberikan pada usia tiga hingga empat bulan dengan booster sesuai arahan dokter hewan.
Beberapa kota dan negara bahkan mewajibkan vaksinasi rabies untuk semua hewan peliharaan. Kepatuhan vaksinasi tidak hanya melindungi hewan, tetapi juga menjaga kesehatan keluarga di rumah.
Jaga hewan peliharaan agar tidak berinteraksi dengan hewan liar yang berpotensi terinfeksi. Hewan yang bebas berkeliaran berpotensi terpapar rabies lebih besar dibanding hewan dalam pengawasan. Pengawasan saat berada di luar rumah sangat penting dilakukan pemilik.
Tutup celah atau lubang di rumah yang bisa menjadi sarang hewan liar. Cara ini mengurangi risiko hewan liar masuk dan menularkan virus rabies.
Vaksin rabies juga tersedia untuk manusia yang sering beraktivitas dekat dengan hewan. Terutama penting bagi mereka yang tinggal atau bepergian ke wilayah berisiko rabies.
Jika hewan peliharaan digigit hewan mencurigakan, segera hubungi dokter hewan. Pemeriksaan dari awal penting untuk menentukan perlunya vaksinasi ulang atau perawatan tambahan.
Jika manusia yang tergigit, segera cuci luka dengan sabun lalu cari pertolongan medis. Tindakan cepat dapat mencegah virus berkembang dan menyelamatkan nyawa.
Pemilik hewan perlu mendapat edukasi dari dokter hewan atau sumber resmi kesehatan dunia. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Asosiasi Kedokteran Hewan Amerika (AVMA), dan RabiesAware.org menyediakan panduan vaksinasi dan pencegahan rabies terpercaya.
Dengan pengetahuan yang benar, pemilik dapat melindungi hewan sekaligus keluarganya sendiri. Kesadaran masyarakat akan pencegahan rabies menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan
Rabies memang mematikan, tetapi dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana yang sudah disebutkan. Pemilik hewan berperan besar dalam mencegah penyebaran rabies, sekaligus melindungi keluarga dan hewan peliharaan dari ancaman penyakit ini.
Sumber: hometownvetpartners.com, halodoc.com
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Layanan pemeriksaan dan vaksinasi rabies gratis keliling rutin digelar untuk mencegah serta mengendalikan rabies dan penyakit zoonosis.
PEMERINTAH Kota Padang Panjang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) telah menyelesaikan kegiatan vaksinasi rabies massal terhadap Hewan Penular Rabies (HPR).
Seusai rangkaian kegiatan di Pura Sakenan, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali melepasliarkan sebanyak 200 ekor tukik ke laut
Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 6 orang di Ambon dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi gigitan anjing rabies dalam sebulan terakhir.
Sedangkan enam kecamatan yang menjadi sasaran vaksinasi anjing yakni Alak, Kelapa Lima, Kota Raja, Kota Lama, Maulafa dan Oebobo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved