Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Padang Panjang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) telah menyelesaikan kegiatan vaksinasi rabies massal terhadap Hewan Penular Rabies (HPR).
Kegiatan ini telah dilaksanakan di 16 kelurahan, sejak 7 Juli sampai dengan 31 Juli 2025.
Kepala UPTD Puskeswan Syafniati menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi tahun ini dilakukan dengan sistem posko di titik-titik yang telah ditentukan. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan metode door to door.
"Namun, petugas kami tetap melayani kunjungan ke rumah warga jika memiliki hewan peliharaan dalam jumlah cukup banyak, minimal lima ekor,” ujarnya.
Syafniati menjelaskan, beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, di antaranya masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi rabies pada hewan peliharaan. Tak sedikit warga yang menolak anjing mereka divaksin, terutama yang digunakan untuk berburu karena khawatir tenaga hewan tersebut akan menurun jika divaksin.
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, terdapat penurunan jumlah hewan yang berhasil divaksinasi. Ini menjadi perhatian untuk memperkuat sosialisasi ke depan, akan manfaat vaksinasi bagi hewan dan empunya,” ucapnya.
Syafniati mengungkapkan total hewan yang berhasil divaksinasi selama pelaksanaan kegiatan ini berjumlah 830 ekor. Terdiri dari 105 anjing, 724 kucing, dan satu kera.
Bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti vaksinasi massal, tetap dapat memperoleh layanan vaksinasi rabies gratis di Klinik Hewan UPTD Puskeswan yang berlokasi di Komplek RPH Silaing Bawah.
"Pelayanan dibuka setiap hari kerja, Senin sampai Jumat, dengan syarat membawa KTP berdomisili Padang Panjang dan melakukan pendaftaran sebelum pukul 10.00 WIB," jelas Syafniati. (YH/E-4)
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
PEMERINTAH Provinsi Bali terus menggencarkan langkah pencegahan rabies, mengingat Pulau Bali masih berstatus zona merah wabah tersebut.
MEMPERINGATI Hari Rabies Sedunia Kabupaten Sidoarjo menggelar vaksinasi rabies massal untuk hewan peliharaan kucing, anjing dan kera.
KEMENTERIAN Kesehatan menyerahkan sebanyak 2 ribu vial Vaksin Anti Rabies (VAR) atau vaksin rabies kepada Pemerintah Demokratik Timor-Leste.
Sedangkan enam kecamatan yang menjadi sasaran vaksinasi anjing yakni Alak, Kelapa Lima, Kota Raja, Kota Lama, Maulafa dan Oebobo.
Acara yang berlangsung di Taman Pensil, Kamis (21/8) sejak pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB itu dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved