Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup harus menjadi leading sector paling depan dan paling gencar dalam mengampanyekan kesadaran lingkungan hidup. Termasuk dalam meningkatkan kesadaran merawat aneka tanaman yang ramah lingkungan dan penyumbang terjaganya lingkungan hidup seperti bambu. Sayangnya, pemerintah minim dalam merespons terhadap World Bamboo Day atau Hari Bambu Dunia yang diperingati pada 18 September lalu.
“Sejauh yang saya amati, hingga kini belum ada perhatian dan respons spesial pemerintah terhadap Hari Bambu Dunia. Padahal, bambu memiliki kaitan sangat erat dengan lingkungan hidup,” kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA Toto Izul Fatah di Jakarta, Sabtu (20/9).
Menurut Toto, bambu bukan sekedar tanaman ramah lingkungan yang multi fungsi untuk lingkungan hidup, baik sebagai penghasil oksigen maupun sebagai tanaman penyerap air dan pencegah longsor, tetapi juga menjadi tanaman yang memiliki sejarah panjang atas perjalanan bangsa Indonesia.“Bambu ialah tanaman asli Indonesia. Dalam bahasa Inggris saja disebut bamboo. Itu artinya, bahwa bambu itu berasal dari Indonesia,” ungkapnya.
Seperti diketahui, World Bamboo Day diproklamasikan pada Kongres Bambu Dunia ke-8 di Bangkok, Thailand, pada 18 September 2009, yang menjadi bagian dari gerakan peningkatan kesadaran global terhadap bambu.
Menurut dia, pemerintah harus lebih peduli pada World Bamboo Day untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran global terhadap bambu.
"Justru warga dunia seperti Tiongkok, Jepang, Jerman, India, Thailand, dan Malaysia, amat peduli dengan bambu. Terbukti, mereka memperingati Hari Bambu Dunia," papar Toto.
Atas dasar itulah Toto menilai, Kementerian Lingkungan Hidup di bawah Menteri Hanif Faisol Nurofiq harus memiliki spirit dan kesadaran pada lingkungan hidup yang tinggi.
Pasalnya, kampanye untuk meningkatkan kesadaran pada lingkungan hidup juga disuarakan Kementerian Agama dengan Ekoteologinya, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian dengan spirit eco-consciousnya. Gerakan dengan semangat yang sama, kata Toto, justru juga lebih banyak disuarakan Hashim Djojohadikusumo sebagai Utusan Presiden pada Bidang Iklim dan Energi.
Seperti diketahui, Hashim menggagas ide perlunya menjadikan Indonesia sebagai pusat pelatihan dan pelestarian bambu dunia untuk kepentingan ekonomi dan ekologi. (H-2)
Bupati Tasikmalaya diminta agar mengembangkan kekayaan alam dengan melahirkan sebuah pabrik menyesuaikan dengan teknologi zaman sekarang.
Asmindo akan menyelenggarakan pameran IFFINA+ 2025 pada 17-20 September 2025 mendatang di ICE BSD Tangerang.
Kita bisa membuat sendiri masker untuk merawat kulit wajah. Caranya mudah, cukup sediakan tisu bambu dan manfaatkan produk skincare yang ada di rumah.
Produk tisu ini merupakan inovasi pengembangan produk tisu yang terbuat dari serat pohon bambu alami yang ramah lingkungan.
CIREBON memiliki segudang potensi usaha yang terkenal, potensi usaha masyarakat yang dari Cirebon salah satunya potensi kerajinan yang berbahan dasar rotan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved