Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JARANG mandi adalah kondisi ketika seseorang tidak melakukan aktivitas membersihkan tubuh dengan air dan sabun secara rutin sesuai kebutuhan, sehingga kotoran, minyak, dan keringat menumpuk di kulit.
Mandi membantu menjaga kebersihan, kesehatan kulit, kesegaran tubuh, serta kepercayaan diri. Di iklim tropis seperti Indonesia, mandi biasanya dianjurkan 2 kali sehari.
Keringat yang bercampur dengan bakteri menimbulkan bau menyengat.
Kotoran dan minyak berlebih bisa menyumbat pori-pori.
Terutama di wajah, punggung, dan dada akibat kotoran menumpuk.
Akibat pori-pori tersumbat keringat.
Bakteri dan jamur berkembang biak lebih cepat.
Kulit kepala berminyak bisa memicu ketombe berlebih.
Bau badan dan penampilan kurang segar memengaruhi kepercayaan diri.
Seperti panu, kurap, atau eksim.
Tubuh yang lengket, berkeringat, dan tidak segar bikin sulit tidur nyenyak.
Kotoran yang menempel bisa jadi sarang bakteri penyebab penyakit.
Mandi dua kali sehari pada pagi dan sore umumnya dianjurkan, terutama di iklim tropis seperti Indonesia. (Z-4)
Kebiasaan ini membuat kotoran, keringat, dan minyak alami tubuh menumpuk di kulit, sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan kebersihan.
Dalam konteks kesehatan dan kebersihan, mandi idealnya dilakukan 1 sampai 2 kali sehari, terutama di pagi dan/atau sore hari.
Mandi bukan hanya soal kesegaran, tapi penting untuk kesehatan fisik, sosial, dan emosional. Idealnya, mandi dilakukan dua kali sehari, terutama di iklim tropis seperti Indonesia.
Jarang mandi dapat menyebabkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan dan kebersihan tubuh.
Aktivitas mandi dapat membersihkan tubuh dari kuman, bakteri, debu, keringat, dan minyak yang menumpuk di kulit sepanjang hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved