Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH penelitian terbaru mengungkap: kebiasaan bermain ponsel di toilet membuat risiko wasir melonjak tajam. Wasir sendiri adalah pembengkakan pembuluh darah di area bawah rektum yang bisa sangat mengganggu.
Dr. Trisha Satya Pasricha, ahli gastroenterologi di Beth Israel Deaconess Medical Center, Boston, menemukan bahwa penggunaan ponsel di toilet meningkatkan kemungkinan terkena wasir hingga 46%, terlepas dari faktor usia, jenis kelamin, berat badan, maupun tingkat aktivitas fisik.
Dalam survei terhadap 125 responden, 93% mengaku menggunakan ponsel di toilet minimal seminggu sekali. Banyak yang menghabiskan waktu lebih lama dari normal, bahkan lebih dari 6 menit hanya karena terpaku pada layar.
Alex Beattie, ilmuwan di Victoria University of Wellington, menegaskan: temuan ini menambah bukti bahwa ponsel pintar bukan hanya mengganggu tidur dan interaksi sosial, tetapi juga kebiasaan fisiologis paling dasar manusia.
Di AS, wasir memicu hampir 4 juta kunjungan medis tiap tahun. Studi sejak 1989 menunjukkan penderita wasir cenderung berlama-lama di toilet, awalnya dengan membaca buku, dan kini diperparah oleh gawai.
Duduk terlalu lama di toilet memperlebar pembuluh darah rektum. Tekanan akibat mengejan atau sekadar duduk lebih dari 10 menit bisa memicu wasir. Beberapa dokter bahkan menyarankan untuk tidak lebih dari tiga menit.
Ponsel, dengan daya tarik distraktifnya, menjebak kita untuk lupa tujuan utama: buang air besar.
Pasricha menegaskan: penelitian lanjutan tetap dibutuhkan. Namun pesan praktisnya jelas: jauhkan ponsel dari kamar mandi. Fokus utama di toilet adalah menuntaskan buang air besar, bukan menatap layar. (Z-10)
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
PERKEMBANGAN teknologi medis menghadirkan terobosan baru dalam penanganan wasir dan fistula anus atau fistula ani melalui metode berbasis laser yang minim nyeri.
WASIR dan fistula anus atau yang kerap disebut dengan ambeien merupakan dua gangguan pada area anus yang sering disalahpahami dan kerap dianggap sepele.
Kondisi wasir atau ambeien umumnya harus ditangani dengan operasi jika perubahan gaya hidup dan obat-obatan sudah tak lagi mampu membantu mengatasi gejala.
BANYAK orang masih mengira wasir dan fistula anus adalah penyakit yang pasti berakhir di meja operasi. Padahal, menurut dokter spesialis bedah anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved