Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNICEF membantu pemerintah menyelidiki penyebab terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa, Arie Rumantara, di Sumenep, Kamis, mengatakan langkah itu dilakukan karena campak merupakan penyakit menular yang dapat berakibat fatal, terutama bagi anak-anak yang kekurangan gizi atau akses layanan kesehatan.
“Jika kita serius untuk mencegah penyebaran penyakit berbahaya namun dapat dicegah ini, kita perlu memvaksinasi setiap anak, baik di wilayah makmur dan terlebih lagi di wilayah kurang sejahtera,” katanya dilansir dari Antara, Jumat (29/8).
Menurut Arie, imunisasi bukan hanya soal akses, tetapi juga soal keadilan. “Setiap anak, tanpa memandang latar belakang, berhak mendapatkan perlindungan dari penyakit yang bisa dicegah,” ujarnya.
Ia menegaskan, tidak ada alasan bagi seorang anak untuk meninggal karena penyakit yang bisa dicegah dengan vaksin.
Arie juga menilai bahwa kelalaian dalam memberikan imunisasi merupakan pelanggaran terhadap hak anak. Di tengah tantangan seperti hoaks, penolakan vaksin, dan distribusi yang tidak merata, suara para pemimpin daerah dan tokoh masyarakat disebut sangat penting sebagai pengingat bahwa setiap dosis vaksin adalah investasi dalam masa depan anak-anak.
“Karena akses layanan dan pengobatan oleh pemerintah mudah, maka kejadian luar biasa pada kasus campak, sebagaimana di Sumenep perlu diungkap, sehingga tidak terjadi lagi di masa-masa yang akan datang,” katanya.
“Atas dasar itu, kami dari perwakilan UNICEF datang ke Sumenep ini untuk melakukan penelitian apa yang menjadi penyebab KLB ini,” tambahnya.
Kementerian Kesehatan mencatat, kasus kematian akibat campak di Sumenep mayoritas dialami pasien yang tidak memiliki riwayat imunisasi. Kebanyakan korban meninggal adalah balita.
Tingkat imunisasi campak di Sumenep juga tergolong rendah. Beberapa orang tua disebut menolak vaksinasi karena alasan agama atau kekhawatiran efek samping.
“Jika memang dugaan itu yang menjadi penyebab campak meluas, maka UNICEF nantinya akan membantu mengurai masalah tersebut, sehingga kasus serupa tidak terulang,” kata Arie.
Kabupaten Sumenep tercatat sebagai wilayah dengan kasus campak tertinggi di Pulau Madura, yakni mencapai 2.035 kasus dengan 17 orang meninggal dunia. Selain di Sumenep, kasus campak juga tercatat di tiga kabupaten lain, yaitu Pamekasan sebanyak 261 kasus, Sampang 413 kasus, dan Bangkalan 548 kasus. (H-2)
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
UPTD Puskesmas Semboro bersama TNI, Polri, dan Kades gencarkan imunisasi ORI Campak di 4 desa untuk tekan risiko KLB di Jember tahun 2026.
DINAS Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat adanya ancaman serius penyebaran penyakit campak di Kota Makassar sepanjang tahun 2026. Sebanyak 187 kasus suspek dilaporkan.
Indonesia tempati peringkat 2 dunia kasus campak tertinggi. IDAI desak imunisasi kejar dan peringatkan risiko kematian anak akibat cakupan vaksin rendah.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pentingnya imunisasi untuk menekan penyebaran campak yang masih memicu kejadian luar biasa (KLB) di sejumlah daerah.
KLB campak merebak di sejumlah wilayah Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya imunisasi untuk mencegah penularancam
UNICEF mencatat kematian anak di bawah lima tahun turun drastis sejak 2000, namun laju penurunannya melambat sejak 2015, dengan jutaan kematian yang sebagian besar masih dapat dicegah.
Krisis Libanon 2026: UNICEF laporkan 700.000 pengungsi, termasuk 200.000 anak-anak. Angka kematian anak melonjak 25% dalam sepekan. Baca selengkapnya.
Kazemi mengatakan serangan itu telah menewaskan dan melukai siswa dan guru di beberapa provinsi, termasuk Minab, Fars, Ilam, Azerbaijan Timur, Teheran dan Qazvin.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Mendagri menegaskan, pemerintah pusat telah menelusuri asal-usul surat dan berkoordinasi langsung dengan pihak terkait untuk memastikan substansi serta kemungkinan tindak lanjutnya.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memberikan klarifikasi terkait surat dari Pemerintah Aceh yang ditujukan kepada UNDP dan UNICEF menyusul bencana di wilayah tersebut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved