Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CLINICAL, Medical, and Regulatory Director Novo Nordisk Indonesia Riyanny Meisha Tarliman mengatakan obesitas atau kegemukan berlebih dapat mempercepat penuaan sehingga perlu penanganan secara menyeluruh.
"Obesitas bukan sekadar masalah penampilan ataupun gaya hidup. Ini adalah kondisi medis kompleks yang mempengaruhi kesehatan metabolik dan dapat mempercepat tanda penuaan pada tubuh dan kulit," kata Riyanny, dikutip Rabu (27/8).
Riyanny mengatakan, obesitas berkontribusi pada munculnya peradangan kronis (inflammaging) yang mempercepat kerusakan molekuler dan mengurangi kemampuan regenerasi sel.
Menurut dia, kondisi tersebut menyebabkan organ kehilangan fungsi optimal serta memicu masalah kulit seperti keriput, hiperpigmentasi, dan kusam.
Lebih jauh, obesitas juga meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes, gangguan metabolik, hingga kardiovaskular.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penanganan secara menyeluruh untuk mencegah potensi risiko obesitas.
"Pendekatan holistik yang menggabungkan gaya hidup sehat, penilaian klinis yang tepat, dan terapi berbasis bukti merupakan landasan penanganan yang aman dan berkelanjutan," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Antipenuaan, Wellness, Estetik & Regeneratif Indonesia (Perdaweri), Maya Surjadjaja juga menekankan pentingnya perubahan gaya hidup sehat untuk mencegah obesitas.
Ia menyebut, kebiasaan makan larut malam juga dapat memicu penumpukan lemak karena tubuh memiliki ritme sirkadian yang seharusnya beristirahat pada malam hari.
"Tubuh kita tidak didesain untuk mengonsumsi makanan berat saat malam. Hal ini akan menambah risiko kegemukan," ujar Maya.
Ia juga menyoroti maraknya konsumsi obat pelangsing instan dan herbal yang dijual bebas. Beberapa produk, kata Maya, sering kali dicampur zat farmasi berbahaya tanpa dicantumkan dalam label.
"Risikonya besar, karena masyarakat tidak tahu apa yang sebenarnya mereka konsumsi," katanya.
Sebagai solusi, Maya menekankan pentingnya perubahan gaya hidup ketimbang mengandalkan obat-obatan.
Tidak hanya itu, ia juga menilai pentingnya edukasi yang melibatkan banyak pihak, termasuk dokter, orangtua, sekolah, hingga lingkungan sosial agar kesadaran menjaga berat badan dapat dimulai sejak usia muda.
"Hidup sehat itu sederhana. Tidur cukup, olahraga teratur, kurangi stres, jaga asupan gizi seimbang, dan sebaiknya mulai dari pola
pikir. Kalau pikiran sehat, lebih mudah mengontrol kebiasaan sehari-hari," pungkas Maya. (Ant/Z-1)
Penuaan pada manusia bukanlah sesuatu yang terjadi secara alami tanpa sebab, melainkan dampak langsung dari penurunan kadar hormon dalam tubuh.
Proses penuaan pada manusia tidak semata-mata terjadi karena faktor usia, melainkan dipicu oleh menurunnya kadar hormon di dalam tubuh
Penelitian di Inggris menemukan lansia dengan pandangan positif terhadap penuaan lebih aktif berolahraga, bahkan saat menghadapi penyakit kronis.
Peneliti kembangkan tes darah yang mampu mengukur usia biologis 11 organ dan sistem tubuh. Alat ini dapat memprediksi risiko penyakit, mendeteksi penurunan dini.
Memiliki berat badan berlebih bukan hanya soal penampilan, tetapi juga dapat mempercepat berbagai perubahan alami tubuh seiring bertambahnya usia.
Penelitian menunjukkan ibu-ibu di Indonesia lebih dari 30%-40% anemia yang berdampak pada lemahnya imunitas tubuh.
Kurang tidur, tekanan sekolah, stres di rumah, tekanan teman sebaya dan intimidasi adalah beberapa dari stres utama yang sering dialami remaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved