Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENUAAN membuat sel dan jaringan kehilangan kemampuan optimalnya, sehingga tubuh rentan terhadap penyakit. Kulit, organ terbesar kita, sering kali menjadi “alarm” pertama yang menunjukkan tanda-tanda penuaan, menjadikannya target ideal untuk penelitian anti-aging.
Hanya sedikit metode yang terbukti mampu memutar balik tanda penuaan. Salah satu yang menarik perhatian ilmuwan adalah heterochronic parabiosis, yaitu menghubungkan peredaran darah hewan muda dan tua. Pada percobaan tikus, darah muda memulihkan fungsi jaringan dan aktivitas sel pada hewan tua.
Hasil serupa terlihat saat tikus tua menerima suntikan eksosom dari plasma darah anak babi, tanda-tanda penuaan organ berkurang.
Selain itu, perubahan epigenetik pada DNA, yang diukur dengan epigenetic age clocks, menunjukkan bahwa suntikan konsentrat plasma tali pusat pada manusia lansia dapat menurunkan usia biologis mereka. Ini membuka peluang bahwa proses penuaan mungkin dapat dibalik.
Namun, meski hasil pada organ lain menjanjikan, para ilmuwan masih meneliti apakah efek ini berlaku juga pada kulit manusia, dan bagaimana mekanismenya.
Untuk menguji hal ini, digunakan microphysiological systems (organ-on-a-chip), model laboratorium yang meniru fungsi organ manusia. Teknologi ini menggabungkan organoid dari berbagai jenis sel dengan sistem aliran cairan layaknya peredaran darah.
Penelitian terbaru memadukan model sumsum tulang dengan model kulit manusia berlapis penuh di dalam MPS. Sumsum tulang, penghasil darah dan sumber molekul penting seperti sitokin serta faktor pertumbuhan, mengalami penurunan kemampuan regenerasi seiring usia.
Ketika model kulit dan sumsum tulang diberi serum darah dari manusia muda, sel-sel sumsum tulang kembali aktif, dan kulit yang menua pulih hingga menyerupai kulit muda, baik secara penampilan maupun fungsi.
Temuan ini memberi harapan bahwa di masa depan, terapi peremajaan kulit berbasis darah muda bukan lagi fiksi ilmiah, melainkan kenyataan medis. (earth.com/Z-10)
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Penggunaan hidrokuinon melampaui kebutuhan bisa menimbulkan efek samping berupa ochronosis, penumpukan asam di bawah kulit yang menyebabkan munculnya flek hitam pada kulit.
Meski gaya hidup sehat bisa memperlambat penuaan, kulit tetap memerlukan perawatan khusus untuk mengembalikan kekencangan dan vitalitasnya.
Peneliti membuktikan emulsi pterostilbene 0,1% mampu meningkatkan elastisitas, mengurangi kerutan, memperbaiki kolagen, dan mengecilkan pori dalam 28 hari.
Treatment ini difokuskan untuk mengisi bagian wajah yang cekung akibat usia seperti pipi, pelipis, dan bawah mata.
JEPANG dikenal sebagai negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia, salah satunya dipengaruhi faktor makanan yang dikonsumsi memperlambat penuaan
Inaria Spa berlokasi di lantai 5 hotel Intercontinental Jakarta, Pondok Indah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved