Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Betang Pambelum, Budi darma Siahaan, mengungkapkan, sampai saat ini, demam berdarah dengue (DBD) masih kerap diselubungi mitos yang sering mengaburkan fakta.
Mitos demam berdarah hidup di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya memahami potensi risiko kesehatan dari penyakit yang disebabkan oleh virus dengue ini. Pemahaman terhadap penyakit demam berdarah memiliki peran penting dalam upaya pemulihan seseorang yang terkena infeksi virus tersebut.
Infeksi dengue lazimnya ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejala terserang virus ini bisa jadi tak terlihat atau sangat ringan. Dalam kasus yang parah, dapat terjadi kematian. Hingga saat ini tak ada pengobatan khusus untuk menyembuhkan demam berdarah. Namun gejala yang dialami pasien dapat dikelola hingga kondisinya pulih.
WHO memasukkan demam berdarah sebagai 1 di antara 10 ancaman wabah penyakit potensial. Epidemi ini cenderung memiliki pola musiman dengan penularan memuncak selama atau setelah musim hujan.
Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap wabah demam berdarah, termasuk tingkat populasi nyamuk yang tinggi, suhu udara yang baik, curah hujan, dan kelembapan yang mempengaruhi pola reproduksi dan makan nyamuk, juga periode inkubasi virus dengue. Faktor lainnya adalah kurangnya intervensi kontrol populasi nyamuk di lingkungan, seperti jarang membersihkan lingkungan.
Di Indonesia, penyakit demam berdarah masih menjadi masalah serius terutama di kawasan timur dan padat penduduk. Setiap tahun terjadi peningkatan kasus demam berdarah dan sejumlah daerah sampai menerapkan status kejadian luar biasa atau KLB karena wabah demam berdarah yang parah.
Penting untuk memahami fakta dan mitos demam berdarah ini. Terutama orangtua yang memiliki anak kecil dan tinggal di kawasan perkotaan dengan populasi padat. Peran orang tua sangatlah besar dalam memberikan pendidikan dan teladan bagi anak untuk hidup bersih dan sehat sehingga jauh dari risiko terkena penyakit demam berdarah
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Gejala DBD umumnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit.
Peneliti internasional menciptakan jamur Metarhizium beraroma bunga yang mampu menarik dan membunuh nyamuk pembawa penyakit seperti malaria dan demam berdarah.
Di sini dipastikan hampir 200 juta nyamuk mencapai kematangan seksual sebelum dilepaskan untuk bereproduksi.
Setiap tahunnya, dunia mencatat ratusan juta kasus malaria. Selain dikenal sebagai penyebab malaria, nyamuk juga menjadi pembawa penyakit lain seperti demam berdarah.
Pada anak, gejala DBD akan semakin parah karena kekebalan tubuhnya tidak sekuat orang dewasa.
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
ECDC mencatat lebih dari 5 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) secara global sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), selama Januari hingg 30 Oktober 2025 angka demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia mencapai 131.393 kasus.
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved