Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Setara Institute, Halili Hasan, mengapresiasi Sistem Deteksi Dini Konflik Keagamaan yang diluncurkan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, yang bertujuan untuk mencegah konflik sosial berdimensi keagamaan atau konflik keagamaan di Indonesia.
“Hal itu menunjukkan bahwa PKUB memiliki keinginan politik (politicall will) untuk mencegah konflik keagamaan di Indonesia,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (31/7).
Namun demikian, Halili menegaskan bahwa kasus-kasus yang marak pada awal pemerintahan Presiden Prabowo ini sebetulnya menunjukkan bahwa inisiatif-inisiatif semacam itu tidak cukup efektif untuk mencegah terjadinya kasus-kasus intoleransi.
“Karena itu saya meragukan bahwa hal itu dapat mencegah keberulangan kasus-kasus serupa,” kata Halili.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa hal penting yang bisa dilakukan oleh Kementerian Agama adalah mendorong agar Menteri Agama hadir dan mengeluarkan statemen kuat atas kasus-kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia, seperti yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Dalam setting sosial masyarakat kita yang masih feodal, pernyataan seorang pemimpin sekelas Menteri, apalagi kalau bersamaan dengan K/L yang lain, pasti akan memobilisasi sumber daya sosial, juga birokrasi, untuk mencegah kasus-kasus serupa dan mengupayakan penanganan yang adil dalam kasus-kasus intoleransi yang terjadi,” tandasnya. (H-3)
Kemenag meluncurkan Si-Rukun atau Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun. Menag Nasaruddin Umar meminta jajarannya agar deteksi konflik tidak hanya dibatasi pada isu agama.
KEMENTERIAN Agama akan melakukan percepatan implementasi Early Warning System (EWS) potensi konflik. EWS akan diimplementasikan sampai pada level Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam penyelesaian konflik berbasis agama. Bangsa yang besar adalah yang menghargai orang lain
PUSAT Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama terus mematangkan Early Warning System (EWS) atau Sistem Deteksi Dini Konflik Keagamaan.
Menurut data Setara Institute, masih banyak rumah ibadah kelompok minoritas yang belum bisa berdiri dengan alasan minoritas
Setara Institute merilis Indeks HAM 2025 yang menunjukkan penurunan skor nasional serta menjadikan kebebasan berekspresi sebagai indikator terburuk.
Setara Institute mendorong perusahaan sawit dan tambang menerapkan praktik bisnis bertanggung jawab berbasis HAM.
KETUA Dewan Nasional Setara Institute Hendardi mengatakan, rencana pemberian gelar pahlawan nasional pada Soeharto bertentangan secara moral, juga melanggar ketentuan hukum.
Direktur Eksekutif Setara Institute, Halili Hasan, menilai wacana reformasi Polri harus berjalan selaras dengan pembenahan lembaga penegak hukum dan sektor pertahanan lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved