Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menyesali dan turut berempati atas korban kekerasan perusakan rumah ibadah di RT 03/09 Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat. Komisi VIII DPR RI pun meminta Pemerintah Kota Padang dan Polda mengusut peristiwa ini, dengan pendekatan tegas namun terukur.
“Kami juga mengapresiasi polisi yang menangkap 9 orang dalam kekerasan atas nama agama tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen aparat dalam melindungi masyarakat dan juga kebebasan beragama yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Polisi melindungi warga minoritas tanpa pandang bulu,” ujarnya pada Media Indonesia, Selasa (29/7).
Dia menekankan untuk mengedepankan musyawarah dan edukasi, selanjutnya menangkap provokator dan ditindak tegas, agar tidak lagi mengulangi kesalahan mereka. Mengingat apa yang mereka lakukan membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya jangan sampai hal ini berujung pada konflik antaragama yang sulit untuk diselesaikan.
“Peristiwa puluhan warga memenuhi rumah yang digunakan sebagai tempat ibadah dan merusak properti serta membubarkan kegiatan ibadah jemaat Kristen GKSI, bagi kami di Komisi VIII DPR RI sangat bertentangan dengan semangat saling menghargai, saling menghormati, dan toleransi antarumat beragama. Sikap-sikap ini terdapat dalam sila pertama Pancasila,” imbuh dia.
Lebih lanjut, menurutnya Indonesia bangsa yang plural, jangan sampai agama mayoritas menekan minoritas. Kejadian seperti ini dikatakan tidak mencerminkan nilai-nilai Islami yang selalu dipegang teguh masyarakat.
“Kita harus ingat kekerasan atas nama agama bisa berbalas dan saling dendam berkepanjangan. Sebab konflik atas nama agama terbukti sulit dipadamkan dan memecah belah bangsa. Tragedi Poso dan Ambon juga Sambas, menunjukkan bagaimana konflik atas nama agama dan SARA, menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang,” jelas Singgih.
Belajar dari kejadian yang terus berulang ini, Singgih merasa bahwa penangkapan terhadap pelaku merupakan langkah awal yang baik, namun harus disertai proses hukum yang transparan dan adil untuk memastikan efek jera serta melindungi hak beribadah. (H-4)
Langkah pemerintah yang berujung pada penonaktifan sekitar 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) BPJS Kesehatan dinilai berisiko tinggi.
Anggota DPR soroti kebijakan Kementerian Sosial yang melakukan pembaruan DTSEN, yang berdampak pada penonaktifan sekitar 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, memberikan peringatan keras kepada seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wahid, mengapresiasi langkah KPK terkait penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji.
DPR menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama masa libur sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved