Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

13 Dampak Sering Begadang bagi Perempuan

Reynaldi Andrian Pamungkas
22/7/2025 22:30
13 Dampak Sering Begadang bagi Perempuan
Berikut Dampak Sering Begadang bagi Perempuan(freepik)

BEGADANG adalah kebiasaan tidak tidur di malam hari atau tidur larut malam, biasanya lewat tengah malam hingga dini hari.

Dalam bahasa medis, begadang termasuk bentuk dari gangguan pola tidur yang disebut "sleep deprivation" atau kurang tidur.

Berikut 13 Dampak Sering Begadang bagi Perempuan

1. Kelelahan dan Lesu di Siang Hari

Kurang tidur membuat tubuh tidak memiliki waktu cukup untuk pulih, menyebabkan rasa lelah, lemas, dan penurunan energi.

2. Penurunan Konsentrasi dan Daya Ingat

Begadang bisa mengganggu fungsi otak, menyebabkan sulit fokus, mudah lupa, dan lambat merespons.

3. Emosi Tidak Stabil

Kurang tidur memengaruhi produksi hormon, membuat perempuan lebih mudah cemas, marah, stres, dan bahkan depresi.

4. Menurunnya Sistem Imun

Kurang tidur menurunkan produksi antibodi, membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti flu, infeksi, dan gangguan lambung.

5. Gangguan Hormon

Begadang mengganggu keseimbangan hormon estrogen dan progesteron, yang berperan penting dalam siklus menstruasi dan kesuburan.

6. Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Tidur yang terganggu bisa menyebabkan haid menjadi tidak teratur, lebih sakit, atau bahkan tidak datang sama sekali.

7. Masalah Kesuburan

Kurang tidur kronis dapat menurunkan kesuburan akibat ketidakseimbangan hormon reproduksi.

8. Wajah Kusam dan Timbul Jerawat

Begadang mempercepat produksi minyak dan radikal bebas, memicu kulit kusam, mata panda, dan jerawat.

9. Rambut Rontok

Kurang tidur dapat menyebabkan stres fisik dan hormon tidak seimbang, yang berdampak pada kerontokan rambut.

10. Penuaan Dini

Tidur malam adalah waktu regenerasi sel. Begadang menghambat proses ini, mempercepat kerutan, garis halus, dan penuaan dini.

11. Berat Badan Naik

Begadang menyebabkan peningkatan hormon lapar dan penurunan hormon kenyang, membuat nafsu makan meningkat, terutama terhadap makanan tinggi lemak dan gula.

12. Risiko Penyakit Jantung

Begadang secara rutin meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi.

13. Gangguan Metabolisme dan Diabetes

Kurang tidur dapat mengganggu metabolisme glukosa dan menyebabkan resistensi insulin, yang memicu diabetes tipe 2.

Untuk mengatasinya, baiknya tetapkan jadwal tidur yang konsisten, hindari kopi atau teh setelah jam 5 sore, jauhkan gadget 30 menit sebelum tidur, rutin berolahraga pagi atau siang, serta ciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
  • 13 Dampak Negatif Sering Begadang

    04/2/2026 23:30

    Akibatnya, tubuh kehilangan waktu pemulihan, yang bisa berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan konsentrasi jika dilakukan terlalu sering.

  • 13 Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan

    06/1/2026 22:30

    Begadang tidak dianjurkan jika dilakukan terlalu sering, karena dapat mengganggu ritme biologis dan berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun mental

  • 13 Dampak Sering Begadang bagi Pria yang Harus Diwaspadai

    29/12/2025 21:00

    begadang membuat durasi dan kualitas tidur berkurang, sehingga tubuh tidak mendapat waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan energi dan memperbaiki sel.

  • 11 Bahaya Begadang untuk Kesehatan

    22/12/2025 19:00

    Agar tidak begadang, coba tidur dan bangun di jam yang sama, kurangi layar gadget sebelum tidur, hindari kafein malam hari, serta ciptakan suasana kamar yang nyaman.

  • 15 Tips agar Cepat Tidur dan tidak Begadang

    16/12/2025 23:59

    Secara umum, begadang membuat tubuh kehilangan waktu istirahat yang cukup, sehingga dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan produktivitas jika dilakukan terlalu sering.

  • 11 Bahaya Sering Begadang untuk Kesehatan

    23/11/2025 19:30

    Biasanya, alasan begadang untuk belajar atau bekerja sampai larut, menonton film, bermain game, atau main HP terlalu lama, insomnia atau masalah tidur lainnya, stres dan overthinking