Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA pengobatan regeneratif memasuki babak baru dengan ditandatanganinya Memorandum of Agreement (MOA) antara Celltech Stem Cell Centre, Swiss Stem Cell Biotech, dan BioViva Sciences USA Inc, didukung oleh World Council for Preventive Regenerative and Antiaging Medicine (WOCPM) serta World Council of Stem Cell (WOCS).
Penandatanganan kesepakatan itu berlangsung di Vinski Tower, Jakarta, Selasa (1/7) dan menjadi tonggak penting bagi pengembangan terapi sel punca di tingkat global.
Kerja sama ini bertujuan mendorong kolaborasi internasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi medis, dan inovasi dalam bidang pengobatan regeneratif, preventif, dan antiaging yang aman, efektif, serta terstandarisasi secara global.
Kemitraan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi lintas institusi melalui berbagai bentuk kolaborasi. Fokus utama mencakup riset dan pengembangan teknologi terapi sel punca untuk menciptakan pengobatan yang lebih mutakhir dan tepat guna.
Di samping itu, kerja sama juga mencakup transfer teknologi dari institusi global ke dalam negeri, yang akan mempercepat kemajuan inovasi medis di Indonesia.
Langkah besar lain yang tercakup dalam kesepakatan ini adalah penyusunan sertifikasi dan standardisasi prosedur terapi sel punca berdasarkan regulasi internasional. Upaya ini bertujuan menjamin keamanan dan kualitas terapi yang diberikan kepada pasien.
Lebih jauh, para pihak berkomitmen untuk mengembangkan pusat-pusat unggulan terapi sel punca yang berperan sebagai motor penggerak Medical Tourism dunia, dengan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat destinasi pengobatan regeneratif yang diakui secara global.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah kehadiran Presiden Swiss Stem Cell Biotech Eugene Durenard, yang turut melakukan prosedur terapi sel punca langsung di fasilitas Celltech. Ini menjadi bentuk nyata pengakuan terhadap kualitas layanan dan teknologi Celltech dalam kancah internasional.
“Kami percaya sinergi ini akan menghasilkan terobosan-terobosan medis yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia saat ini,” ujar Durenard.
BioViva Sciences USA Inc., perusahaan bioteknologi asal Amerika yang dikenal luas atas inovasi dalam terapi gen (gene therapy) dan pengobatan antiaging, juga menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dalam riset dan pengembangan terapi regeneratif berbasis teknologi mutakhir.
Presiden WOCPM dan WOCS serta pemilik Celltech Stem Cell Centre Prof Deby Vinski menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat posisi Indonesia dan Asia dalam pengembangan sains regeneratif.
“Kemitraan ini adalah langkah nyata menuju era baru pengobatan berbasis sains regeneratif yang lebih aman, efektif, dan terstandarisasi secara internasional,” tegas Prof Deby Vinski.
Acara penandatanganan MOA ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) yang memberikan dukungan terhadap inisiatif kolaborasi internasional di bidang terapi sel punca.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum PDSI Brigjen TNI (Purn) Jajang Edi Priyatno, yang memberikan apresiasi atas kontribusi Indonesia melalui Prof Deby Vinski dalam memperkuat posisi bangsa di kancah pengobatan regeneratif global.
Jajang menyebut bahwa keberhasilan Celltech diakui dunia dan dapat mendukung program pemerintah serta mengurangi devisa yang selama ini mengalir ke luar negeri untuk pengobatan medis.
Turut hadir pula Sekretaris Jenderal PDSI Dollar, yang menegaskan dukungan organisasi terhadap langkah-langkah strategis yang sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan dan arah pembangunan sektor medis nasional.
Menambah kekuatan simbolik acara, Cici Faramida, dikenal sebagai Antiaging Icon, juga hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan teknologi antipenuaan dan regeneratif di Indonesia. Kehadiran para tokoh ini mencerminkan sinergi antara dunia medis, organisasi profesi, dan figur publik dalam memperkuat inovasi layanan kesehatan nasional.
Dengan kolaborasi ini, Celltech bersama mitra globalnya berkomitmen mewujudkan pengobatan regeneratif yang lebih transparan, aman, dan mudah diakses oleh masyarakat global.
Langkah ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pionir dalam pengembangan terapi sel punca dan sebagai destinasi unggulan untuk wisata medis berbasis teknologi canggih. (Z-1)
PRESIDEN World Council of Stem Cell (WOCS) Deby Vinski mengusulkan agar pemerintah memanfaatkan fasilitas bank tali pusat celltech yang dinilai telah maju dan memenuhi standar internasional.
Ilmuwan Tiongkok menemukan cara mengubah stem cell atau sel punca manusia menjadi sel otak penghasil dopamin.
DUNIA kesehatan baik estetik, kebugaran, maupun bedah plastik semakin berkembang.
RS Atma Jaya merupakan rumah sakit akademik swasta pertama di Jakarta Utara yang telah mendapatkan sertifikasi resmi dari Kemenkes untuk menyelenggarakan layanan terapi sel.
TERAPAN stem cell therapy diklaim mampu mengobati penyakit yang sulit diobati dengan obat-obatan konvensional. Ada sejumlah terapi stem cell yang berkembang.
Penelitian baru menemukan bukti kuat bahwa otak manusia dewasa masih bisa menumbuhkan sel saraf baru di hipokampus.
RAKSASA logistik global DHL Express Indonesia resmi melakukan ekspansi ke ranah lifestyle dengan menggandeng label streetwear asal Bandung, Machine56.
Kolaborasi ini diumumkan secara resmi dalam di Borneo FC Training Center, sekaligus menandai kelanjutan kemitraan setelah sebelumnya Extrajoss mendukung Borneo FC pada 2021.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Tim CIS Jepang, Universitas Budi Luhur dan Pemprov Jatim akan melakukan riset kolaborasi jalur drone untuk mitigasi bencana di wilayah Cangar Pacet Kabupaten Mojokerto
Kolaborasi ini menjadi sangat penting karena mahasiswa membutuhkan penguatan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun kapabilitas bisnis yang kokoh.
Beberapa bentuk kegiatan strategis itu mencakup seminar, workshop, dan kelas kolaboratif yang menampilkan praktisi industri dan akademisi kedua institusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved