Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses dengan Jazz Gunung Series 1 dan 2 di Bromo, Jawa Timur pada Juli, Jazz Gunung kembali hadir untuk seri ketiganya di Ijen. Pada dua seri sebelumnya di Bromo, Jazz Gunung berhasil mendatangkan sekitar hampir 12 ribu pengunjung.
Tahun ini, Jazz Gunung telah memasuki tahun ke-17, dengan konsep baru yang digagas secara serial pada edisi kali ini. Di Jazz Gunung Series 3 Ijen yang berlangsung di Jiwa Jawa Resort Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu, (9/8), Jazz Gunung menghadirkan dua panggung yang menjadi platform berpadunya musik lokal, jazz Indonesia, dan para musisi jazz internasional.
“Di seri ketiga ini, kami menghadirkan dua panggung, ada di area amfiteater dan area UMKM. Festival menjadi tempat untuk menemukan sesuatu yang baru namun juga sesuatu yang familiar. Pada tahun ini, kami memiliki pemain jazz dari Amerika, Polandia, Prancis, dan ada juga dari jazz lokal Banyuwangi. Ini adalah suatu akulturasi budaya untuk sama-sama saling mengenal,” kata CEO Jazz Gunung Indonesia Bagas Indyatmono saat konferensi pers di Hotel Santika Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat, (8/8).
Jazz Gunung Series 3 Ijen dimeriahkan oleh Surabaya Pahlawan Jazz, Jazz Patrol, Dua Empat, The Aartseen Ft. Adam Zagorski, Kevin Yosua Trio Feat. Fabien Mary, Irsa Destiwi Feat. William Lyle, dan Suliyana & Glam Orchestra.
“Kami ingin ada nama-nama baru, nama legend, dan juga ada kolaborasi. Tahun lalu 100% itu dari musisi Indonesia, tahun ini akulturasinya lebih banyak, bisa dibilang ini festival internasional juga. Ini juga memperkuat jazz itu musik global dan Indonesia punya peran di situ,” tambah Bagas.
Jazz Patrol Kawitan, salah satu yang menjadi penampil mengungkapkan nama Jazz Patrol sendiri diinisiasi oleh penyanyi Tri Utami pada 2017. Sebelumnya, kelompok musik tradisional yang membawa musik patrol, musik khas bambu Banyuwangi, dulunya bernama Banyuwangi Putra.
“Kami berasal dari kelurahan Tumenggungan. Konsep kami mempertahankan lagu-lagu Banyuwangi era ‘60-an, yang kami kolaborasikan dengan musik patrol, angklung, dan jazz,” kata Eko, salah satu perwakilan kelompok Jazz Patrol Kawitan.
Tiket Jazz Gunung Series 3 Ijen dibanderol mulai Rp250 ribu. Bagi penonton yang akan membeli tiket, juga bisa mendapat diskon hingga 40% menjadi Rp150 ribu dengan aplikasi Brimo dari BRI. (M-3)
Di sini (Jazz Gunung) pun ada yang tidak jazz kan gitu, tapi it’s good karena 60% ke atas jazz, di festival jazz,”
JAZZ Gunung telah hadir sebagai festival tahunan selama 17 tahun hingga saat ini. Membawa konsep baru dengan menghadirkan Jazz Gunung Series yang berlangsung pada 19 Juli, 26 Juli, dan 9 Agustus.
Tahun ini, Jazz Gunung juga akan kembali menghadirkan Jazz Camp, yang menjadi platform perkembangan para musisi-musisi jazz dari generasi terkini.
Indra Lesmana Trio, Aditya Ong Quartet, Straight & Stretch Quartet, dan Rodrigo Parejo Quintet merupakan beberapa line up yang akan memeriahkan Jazz Gunung Ijen.
Melalui BRImo, berbagai transaksi selama libur Lebaran kini dapat dilakukan secara lebih mudah tanpa harus membawa banyak uang tunai.
Inisiatif ini hadir menjelang perayaan Lebaran Idulfitri 2026, di tengah proyeksi pergerakan masyarakat nasional yang diperkirakan mencapai 143,9 juta jiwa.
Regional Office BRI Jakarta II memberangkatkan 2.750 pemudik melalui program Mudik Aman Berbagi Harapan hasil kolaborasi dengan BP BUMN, Selasa (17/3).
TAGIHAN kartu kredit yang menumpuk di akhir bulan kerap menjadi tantangan tersendiri.
Manfaatkan Promo Spesial BRI Ramadan dengan diskon dan cashback hingga 50% untuk hampers, gadget, kecantikan, hingga dekorasi rumah.
MOMENTUM Tahun Baru Imlek 2026 yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api dimaknai sebagai simbol energi, keberanian, dan transformasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved