Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
TIM pelajar asal Indonesia memperkenalkan inovasi filter udara ramah lingkungan yang terbuat dari eceng gondok dan ampas kopi—dua bahan alami yang berlimpah di Indonesia di ajang internasional 9th World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2025 yang diselenggarakan pada 29–30 Mei 2025 di Malaysia.
Inovasi tersebut bertujuan untuk membantu mengurangi polusi udara, terutama yang berasal dari kendaraan bermotor.
Salah satu perwakilan dari tim yang berasal dari Labschool Cibubur itu, lydia mengatakan ide tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan saat ini.
“Kami tuh prihatin dengan semakin meningkatnya polusi udara, terutama yang berasal dari kendaraan bermotor. Kami ingin menciptakan solusi yang sederhana tapi berdampak,” ujar Lydia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan proses di balik pengembangan alat tersebut.
“Kami mencoba membuat penyaring udara dari bahan-bahan alami, seperti eceng gondok dan ampas kopi. Sudah kami tes juga di beberapa kendaraan, dan hasilnya cukup menggembirakan,” ungkapnya.
Tim ini bahkan mendapatkan validasi atas hasil kerjanya.
“Yang membuat kami semakin yakin, hasil kami ini sudah diuji dan diakui oleh Departemen Transportasi. Itu jadi penyemangat banget buat kami,” kata Lydia.
Anggota tim lainnya, M Aziz Assyafi, menyoroti pentingnya memanfaatkan kekayaan alam lokal.
“Kami sengaja memilih bahan-bahan yang mudah ditemukan di Indonesia. Eceng gondok itu sering dianggap gulma, dan ampas kopi biasanya terbuang. Tapi ternyata, dua bahan ini punya potensi besar,” ujar Aziz
Ia pun menyampaikan harapannya, “Tentunya ini jadi kebanggaan buat kami. Semoga inovasi ini bisa dikembangkan lebih lanjut dan bermanfaat luas, terutama dalam mengurangi polusi udara di kota-kota besar.”
Tim dari Labschool Cibubur yang diberi nama AFICO itu terdiri dari siswa kelas 11 yaitu, Andi Naia Salsabila, Darren Indiko Genesis, Elgia Khanza Khusnawan, Fadli Kurniawan, Lydia Karunia Novitasari, Muhammad Aziz Assyafi, dan Tiara Rafifa Dermawan.
Tim tersebut dilatih 3 guru yaitu Rahmi Hayatunufus, Ahmad Rifai, dan Heroniaty.
Rahmi mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat dan kerja keras para siswa.
“Saya menyaksikan langsung bagaimana mereka berdiskusi, meneliti, lalu mencoba berkali-kali meski sempat gagal. Semangat itu yang membuat saya yakin, mereka bukan hanya sedang membuat alat, tapi sedang belajar menjadi pemecah masalah yang sesungguhnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Prestasi ini bukan hanya soal lomba, tapi juga tentang bagaimana anak-anak Indonesia bisa bersaing di forum global. Mereka membawa semangat, kecintaan pada lingkungan, dan ide yang membumi.”
Ajang WYIE 2025 yang diselenggarakan oleh World Young Inventors Exhibition bersama Malaysian Young Inventors Exhibition dan ASEAN Young Inventors Exhibition ini menjadi wadah penting untuk menumbuhkan semangat inovasi sejak dini.
Kehadiran tim dari Labschool Cibubur membuktikan bahwa dengan dukungan dan ruang yang tepat, anak-anak Indonesia mampu menyumbangkan solusi nyata bagi dunia. (Z-1)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pemerintah daerah mengambil langkah serius untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa.
Kondisi jembatan yang diperlihatkan dalam video tersebut sangat memprihatikan. Jembatan gantung itu sudah rusak parah dengan kondisi besi patah, papan hilang, dan tali pengikat kendor.
Diduga pelaku berkomunikasi dengan jaringan pengedar untuk transaksi maupun konsumsi.
KEKHAWATIRAN ini dilontarkan Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Mendikdasmen sempat melarang siswa bermain game Roblox karena permainan itu dinilai mengandung kekerasan.
Kasus kematian tragis Zara Qairina Mahathir, pelajar berusia 13 tahun dari SMKA Tun Datu Mustapha, Sabah, Malaysia, telah mengguncang perhatian publik.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) dilaksanakan secara gratis.
Agar tidak rusak, baiknya cek filter udara tiap 2.000–4.000 km, dan ganti sesuai rekomendasi pabrik, gunakan filter original atau berkualitas baik, serta bersihkan filter secara berkala
Filter udara motor yang kotor dapat mengurangi kinerja mesin, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan bahkan merusak komponen internal.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved