Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEJAHTERAAN hewan terlantar, seperti kucing, anjing dan hewan lainnya yang hidup di jalanan, menjadi isu yang semakin mendesak di Indonesia. Banyak dari hewan tersebut hidup tanpa perlindungan, makanan yang layak, dan rentan terhadap penyakit.
IPB University, melalui Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) mengambil peran aktif dalam mengatasi persoalan ini, baik melalui pendidikan, layanan medis, maupun peningkatan kesadaran masyarakat.
Guru Besar SKHB IPB University, Prof Gunanti mengatakan, hingga saat ini, belum tersedia data pasti jumlah hewan terlantar di Indonesia. Namun, beberapa mitra masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi telah membentuk shelter untuk menampung dan merawat hewan-hewan ini.
"Kalau tertampung di shelter, hewan-hewan tersebut akan mendapatkan perawatan yang layak, asupan pakan dan minum yang memadai, serta vaksinasi lengkap, sehingga kondisi kesehatan mereka dapat terjaga dengan baik," ujarnya.

Sebagai bentuk kontribusi, program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) SKHB IPB University rutin melakukan sterilisasi terhadap hewan-hewan dari shelter, di bawah pengawasan dosen pembimbing.
"Kami sering bekerja sama untuk melakukan sterilisasi, baik hewan jantan maupun betina. Ini dilakukan oleh mahasiswa PPDH di Divisi Bedah dan Radiologi. Tujuannya untuk mengendalikan populasi hewan terlantar," ucap Prof Gunanti, yang juga Direktur Rumah Sakit Hewan dan Pendidikan (RSHP) IPB University.
Ia menambahkan, bila tidak ada yang mengadopsi, hewan-hewan tersebut dikembalikan ke lokasi semula dalam kondisi sudah disteril agar tidak berkembang biak.
Dari sisi medis, kondisi kesehatan hewan terlantar sangat memprihatinkan. Prof Gunanti menyebut hewan-hewan ini umumnya menderita penyakit kulit akibat infeksi jamur, scabies, atau demodeks, serta penyakit infeksi serius seperti rabies, parvovirus, dan distemper.
"Tidak sedikit juga yang mengalami malnutrisi, dehidrasi, hingga cedera karena kecelakaan atau kekerasan," paparnya.
Bahkan, beberapa penyakit bersifat zoonosis seperti rabies dan toksoplasmosis, yang berpotensi menular ke manusia.
Terkait perlindungan hukum, Prof Gunanti menilai Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah menjadi langkah awal yang baik. Namun, implementasinya perlu diperkuat.
"Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam melindungi hewan terlantar," tegasnya.
IPB University juga terus mendorong edukasi publik melalui kampanye di sekolah-sekolah, kolaborasi dengan shelter, serta promosi adopsi hewan.
Selain itu, Prof Gunanti juga menekankan pemahaman mengenai animal welfare, yaitu lima prinsip dasar kesejahteraan hewan.
"Hewan harus bebas dari rasa lapar dan haus, bebas dari ketidaknyamanan, sakit, ketakutan, dan dapat mengekspresikan perilaku alaminya," ucapnya. (Z-1)
NASI dituding sebagai biang kerok perut buncit. Guru Besar Pangan dan Gizi IPB University, Profesor Ali Khomsan menilai anggapan tersebut lahir akibat kurangnya pemahaman soal gizi seimbang
PERNYATAAN penerima beasiswa LPDP yang mengatakan cukup dirinya jadi WNI, anaknya jangan menuai respons dari Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University
IPB University berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
ASOSIASI Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) DKI Jakarta menggelar pelatihan intensif mengenai penanganan binatang pengganggu bagi para tenaga pengendali hama permukiman.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Tyrannoroter adalah herbivora darat vertebrata paling awal dan terlengkap yang menunjukkan adaptasi untuk mengolah bahan tumbuhan berserat tinggi.
Laporan SMACC 2021 menempatkan negara ini di peringkat pertama dunia terkait unggahan konten penyiksaan hewan.
Bagi manusia, gerhana matahari sering menjadi momen yang menakjubkan dan mengundang rasa kagum. Namun, hal yang sama tidak berlaku bagi hewan
Langkah ini dilakukan menyusul pengosongan aktivitas Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) serta pencabutan izin Lembaga Konservasi YMT oleh Menteri Kehutanan.
Gerakan memutar pada ikan, burung, hingga mamalia adalah efek tidak langsung dari komunikasi perilaku dan kimiawi antarsatwa.
stres oksidatif memicu berbagai penyakit pada hewan yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan pada tubuh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved