Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ROKOK adalah silinder kecil yang terbuat dari daun tembakau kering yang digulung dalam kertas, biasanya dibakar di salah satu ujungnya untuk dihisap asapnya melalui ujung lainnya.
Rokok mengandung berbagai zat kimia, terutama nikotin, tar, dan karbon monoksida, yang berdampak negatif bagi kesehatan.
Zat beracun dalam rokok seperti nikotin dan karbon monoksida dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan memicu serangan jantung.
Rokok adalah penyebab utama kanker paru-paru. Asap rokok mengandung lebih dari 70 zat karsinogenik (pemicu kanker).
Kebiasaan merokok menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), seperti emfisema dan bronkitis kronis, yang membuat napas sesak.
Nikotin mengganggu sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan gangguan memori, kecemasan, hingga penurunan daya pikir.
Merokok mempersempit pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke organ vital pria, yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
Wanita hamil yang merokok berisiko mengalami keguguran, bayi lahir prematur, dan berat badan lahir rendah.
Zat kimia dalam rokok dapat merusak sel-sel di tenggorokan, mulut, dan lidah, meningkatkan risiko kanker.
Perokok lebih rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh menjadi lemah.
Rokok dapat menyebabkan bau mulut, gigi menguning, radang gusi, dan meningkatkan risiko kanker mulut.
Kandungan rokok mengurangi aliran darah ke kulit dan merusak kolagen, menyebabkan kulit cepat keriput.
Merokok menyumbat arteri dan memperbesar kemungkinan stroke akibat pecahnya pembuluh darah di otak.
Kecanduan nikotin bisa memperburuk depresi, kecemasan, dan memperparah gangguan suasana hati.
Rokok dapat memperparah penyakit maag, GERD (asam lambung), dan kanker lambung.
Orang di sekitar perokok (terutama anak-anak dan ibu hamil) tetap berisiko terkena dampak buruk meski tidak merokok langsung.
Kecanduan rokok berdampak serius terhadap hampir seluruh sistem tubuh. Berhenti merokok adalah langkah penting untuk memperpanjang usia, meningkatkan kualitas hidup, dan melindungi orang-orang di sekitar kita. (Z-4)
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) DKI Jakarta dalam Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta pada Selasa (23/12) mendapat sorotan serius.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
Rencana penerapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di DKI Jakarta memicu perdebatan sengit.
Wacana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menerapkan penyeragaman kemasan rokok dengan warna yang sama atau plain packaging mendapat penolakan keras.
Tekanan kebijakan yang terus menghantam Industri Hasil Tembakau (IHT) membuat banyak pihak mendesak pemerintah untuk segera menyusun peta jalan IHT nasional yang berkeadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved