Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah meningkatnya intensitas bencana hidrometeorologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendorong percepatan pengembangan radar cuaca non-polarimetrik sebagai solusi teknologi yang dapat memperkuat jaringan pengamatan cuaca nasional.
Plt. Kepala Pusat Standardisasi Instrumen BMKG, Rahmat Triyono menyampaikan bahwa riset radar ini telah dimulai sejak tahun 2020 dan kini telah mendekati Technology Readiness Level (TRL) atau Tingkat Kesiapan Teknologi level 7.
Fokus utama ke depan adalah menyelesaikan proses sertifikasi, termasuk Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan sertifikasi sistem. “Target di tahap ketiga ini adalah menjadikan sistem radar berjalan secara utuh, konsisten, dan siap dioperasionalkan,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/4).
Pada kesempatan yang sama, Guswanto menekankan pentingnya dokumentasi menyeluruh terhadap seluruh proses riset. “Setiap capaian maupun kendala dalam proses riset ini harus terdokumentasi dengan baik,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kinerja tim periset yang dinilai telah menunjukkan hasil memuaskan. Radar ini diharapkan dapat melengkapi jaringan pengamatan radar cuaca BMKG dalam mendukung pencapaian Rencana Strategis (Renstra) BMKG 2025–2030. (H-3)
STASIUN Meteorologi pada BMKG Yogyakarta mengimbau masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta waspada cuaca ekstrem hingga 25 Januari mendatang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah DKI Jakarta yang berlaku pada Jumat, 23 Januari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 23 Januari 2026.
BMKG tetapkan status AWAS cuaca ekstrem di Jakarta Jumat, 23 Januari 2026. Waspada hujan sangat lebat, kilat, dan angin kencang. Cek detail wilayahnya di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya Teluk Carpentaria, Australia, memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved