Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
JEMAAH calon haji yang telah istithaah atau memenuhi syarat kesehatan untuk melaksanakan ibadah haji mencapai 215.343 orang per 17 April 2025. Jumlah itu sudah melebihi kuota 203.320 jemaah haji reguler.
"Per 17 April, jamaah haji reguler yang telah istithaah cukup banyak, 215.343 orang. Jadi sudah melebihi kuota 203 ribu," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Kamis (17/4).
Hilman menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat total 217.940 calon haji yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Selain 215.343 yang istithaah, terdapat 368 orang yang harus melakukan evaluasi kesehatan.
"Sementara itu, jemaah tidak istithaah itu sudah dibuat keputusan tidak boleh berangkat, ada 622 orang. Jemaah haji yang masih proses ada 1.067 orang," ujarnya menambahkan.
Sementara itu, dia mengatakan Pemerintah Arab Saudi sudah meminta agar para jemaah calon haji dalam kondisi istithaah. Hal itu, kata dia melanjutkan, merupakan konsekuensi dari tidak diberlakukannya pembatasan usia jamaah pada 2025 ini.
"Ini data alhamdulillah sudah cukup baik. Dari Arab Saudi, sudah meminta betul jemaah yang berangkat istithaahnya terjaga Itu sebagai konsekuensi dari penundaan pembatasan usia. Yang tahun ini, ditunda menjadi tahun berikutnya," ucapnya. (Ant/P-4)
“Kami ingin memastikan bahwa setiap butir nasi yang dikonsumsi jemaah haji memiliki kualitas terbaik dan cita rasa nusantara."
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
hifdzun nafs atau menjaga keselamatan jiwa jemaah haji harus menjadi prioritas utama pemerintah,
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved