Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUSI adalah jaringan lunak berwarna merah muda yang menutupi tulang rahang dan mengelilingi dasar gigi.
Dalam istilah medis, gusi disebut juga gingiva.
Ini adalah penyebab paling umum. Terjadi karena penumpukan plak di garis gusi, yang menyebabkan iritasi, peradangan, dan perdarahan saat menyikat gigi.
Jika gingivitis tidak diobati, bisa berkembang menjadi periodontitis, yang menyerang jaringan dan tulang penyangga gigi. Gusi bisa berdarah lebih parah dan gigi jadi goyang.
Sikat gigi yang terlalu keras atau tekanan berlebihan saat menyikat bisa melukai gusi dan menyebabkan perdarahan.
Jika kamu baru mulai menggunakan benang gigi (flossing) atau melakukannya dengan cara yang salah, gusi bisa berdarah karena belum terbiasa atau terluka.
Vitamin C penting untuk kesehatan jaringan gusi, dan vitamin K untuk proses pembekuan darah. Kekurangan kedua vitamin ini bisa menyebabkan gusi mudah berdarah.
Hormon dapat membuat gusi lebih sensitif dan mudah meradang, terutama pada wanita hamil atau saat menstruasi.
Beberapa obat seperti pengencer darah (aspirin, warfarin) dapat meningkatkan risiko gusi berdarah karena memengaruhi proses pembekuan darah.
Penyakit seperti diabetes, leukemia, atau gangguan sistem imun juga bisa menyebabkan gusi mudah berdarah.
Menjaga kesehatan gusi itu sangat penting, karena masalah pada gusi bisa memengaruhi kesehatan gigi bahkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. (Z-4)
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Durasi dan teknik penyikatan yang tepat adalah kunci utama kesehatan gigi dan gusi yang menyeluruh.
Peradangan gusi yang tidak ditangani dengan serius dapat berkembang menjadi kerusakan pada tulang penyangga gigi.
Gusi yang sakit sering kali bisa menjadi tanda masalah kesehatan mulut seperti penyakit gusi karena kurangnya kebersihan mulut.
"Kesimpulannya, bukan nikotin yang mempersempit pembuluh darah pada gusi dan menutupi tanda klinis peradangan yang normal. Melainkan TAR atau kandungan lain dari rokok."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved