Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMAM Berdarah Dengue (DBD) adalah jenis penyakit yang disebabkan virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini seringkali muncul pada pagi dan sore hari.
Gigitan nyamuk demam berdarah ini bisa menyebabkan gejala yang cukup serius, seperti demam tinggi, nyeri sendi, hingga pendarahan.
Kita perlu melakukan langkah langkah upaya pencegahan agar tidak tersebar dalam lingkungan rumah.
Demam pada DBD umumnya berlangsung selama 3 hari. Demam bisa mencapai suhu 39-40°C. Demam ini sulit diturunkan, meski sudah mengonsumsi obat penurun panas. Selain demam, ada beberapa gejala lain yang yaitu :
Terdapat beberapa cara cara upaya pencegahan untuk mencegah nyamuk demam berdarah dalam lingkungan rumah :
Prosedur 3M merupakan singkatan dari Menguras, Menutup, dan Mengubur. Cara ini dapat mencegah penularan penyakit DBD dengan memberantas tempat di mana berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti ini.
Gunakan lotion atau semprotan pengusir nyamuk pada kulit, terutama jika kamu ingin beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, gunakan obat nyamuk di dalam rumah, baik dalam bentuk obat bakar, semprot, atau elektrik, terutama saat ingin tidur.
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah termasuk cara efektif untuk mencegah pengembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Contohnya membersihkan pekarangan atau membuang sampah secara rutin. Ingat, nyamuk suka bersembunyi di tempat yang kotor dan lembap.
Jika terdapat warga sekitar ada yang terjangkit nyamuk demam berdarah, sebaiknya lakukan pembersihan bersama dengan untuk membasmi sarang nyamuk di sekitar lingkungan tempat tinggal. Anda juga bisa melakukan fogging, yang ampuh dalam mengurangi populasi nyamuk.
Solusi lainnya, anda bisa memasang kelambu saat tidur. Jangan lupa bersihkan dan periksa kelambu secara teratur guna memastikan tidak ada celah bagi nyamuk yang masuk.
Segera konsultasi dengan dokter untuk pengobatan lebih lanjut. (halodoc/Siloam Hospital/allodokter/Z-2)
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
Virus ini tidak menular secara langsung dari manusia ke manusia. Namun, ibu hamil yang terinfeksi juga bisa menularkan virus kepada janinnya selama masa kehamilan atau saat persalinan.
GURU Besar FK-KMK Universitas Gadjah Mada, Eggi Arguni, menjelaskan bahwa kelompok usia anak masih menjadi kelompok paling rentan terhadap infeksi dengue atau demam berdarah dengue (DBD).
Dokter spesialis penyakit dalam mengatakan orang dewasa yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta punya risiko keparahan yang lebih tinggi saat terkena demam berdarah dengue atau DBD
PENINGKATAN kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi pada awal tahun 2025 ini di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jakarta Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved