Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT berkumpul bersama keluarga besar di Hari Lebaran, adakalanya muncul pertanyaan-pertanyaan personal dari kerabat yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi yang ditanya.
Pertanyaan mengenai pekerjaan, karier, status, hingga kehidupan pribadi seperti 'Kapan nikah?' dan 'Kapan punya anak?' bisa membuat orang yang ditanya merasa terusik.
Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia Ratih Ibrahim mengemukakan bahwa sulit untuk mengatur orang lain agar tidak menanyakan hal-hal tertentu, jadi lebih baik memilih memaklumi jika ada yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengusik.
"Susah juga ya untuk mengatur orang lain. Karena bisa saja itu cara dia untuk relate, nyambung dengan kita. Dimaklumi saja," Ratih, Rabu (26/3).
Ratih menyampaikan, pertanyaan-pertanyaan pribadi yang mengusik sebaiknya ditanggapi santai.
"Senyumin aja. Tetap tegak, pede, dan santai saja. Ada hal-hal yang tidak perlu dijawab atau dijelaskan," kata Ratih, pendiri dan CEO Personal Growth, penyedia layanan psikologi profesional.
"Minta didoakan yang baik-baik. Atau alihkan pembicaraan, tanya-tanya saja tentang dia yang bertanya, tentang keluarga, karier, dan lain-lain. Artinya, pertanyaan dikembalikan kepada si penanya. Tapi tetap ramah dan sopan ya," katanya.
Orang yang mendapat pertanyaan mengusik bisa berusaha mengalihkan perhatian penanya, misalnya dengan mengajak si penanya menikmati hidangan Lebaran yang telah disediakan.
Menurut Ratih, orang yang ditanya bisa pula memberikan kode kepada penanya yang menunjukkan bahwa pertanyaannya membuat dia merasa kurang nyaman. (Ant/Z-1)
Beberapa pertanyaan seperti kapan menikah, kapan punya anak dan lainnya kerap dilontarkan kerabat atau anggota keluarga saat sapa menyapa pada momen Lebaran.
Kuis untuk mengukur seberapa narsistik seseorang biasanya melibatkan pertanyaan tentang perilaku, sikap, dan bagaimana seseorang memandang diri mereka sendiri
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved