Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA, sebagai negara tropis dengan biodiversitas tinggi, menghadapi tantangan kompleks dalam pengendalian penyakit menular berbasis vektor seperti demam berdarah, malaria, leptospirosis, dan penyakit zoonosis lain. Faktor-faktor seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan degradasi lingkungan meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini, sehingga diperlukan pendekatan inovatif berbasis data.
Teknologi AI dan big data analytics berpotensi menjadi alat utama dalam membangun sistem prediksi dan decision support system (DSS) yang lebih akurat dan adaptif. Integrasi data historis penyakit, faktor iklim, dinamika vektor, serta data sosial-demografis dalam model prediksi AI dapat mengidentifikasi pola penyebaran penyakit, memproyeksikan potensi wabah secara presisi, dan merekomendasikan intervensi kesehatan berbasis bukti.
Dalam konteks ini, berbagai sistem yang telah dikembangkan pemerintah, seperti Sismal (Sistem Informasi Surveilans Malaria) dan SIZE (Sistem Informasi Zoonosis dan Emerging Infectious Diseases), dapat lebih dioptimalkan dengan penerapan AI guna meningkatkan efektivitas pengelolaan data penyakit menular berbasis vektor. Menurut pakar dari Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) Tauhid Nur Azhar, pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pengendalian penyakit berbasis vektor nyamuk merupakan contoh nyata bagaimana teknologi dapat memberikan solusi untuk tantangan kesehatan nasional.
"Dengan integrasi data historis, faktor iklim, dan dinamika populasi, kita dapat mengembangkan model prediksi AI yang jauh lebih akurat dan responsif dibandingkan metode konvensional. Langkah strategis ini akan membawa Indonesia menuju kedaulatan digital dalam sektor kesehatan," imbuh Hammam Riza dalam Focus Group Discussion (FGD) serta pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Korika bersama Direktorat Pencegahan dan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (21/3).
Untuk mewujudkan sistem kesehatan yang lebih responsif dan berbasis AI, diperlukan pendekatan holistik melalui langkah-langkah strategis, seperti pengayaan data, interoperabilitas sistem, pemodelan dinamis, dan peningkatan kapasitas SDM. Korika bermitra dengan berbagai pihak, termasuk Forecasting Healthy Future dan Mohamed bin Zayed University of Artificial Intelligence (MBZUAI) dan Institute for Health Modeling and Climate Solution (IMACS) untuk membangun sistem prediksi kesehatan masyarakat berbasis iklim. (I-2)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved