Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA, sebagai negara tropis dengan biodiversitas tinggi, menghadapi tantangan kompleks dalam pengendalian penyakit menular berbasis vektor seperti demam berdarah, malaria, leptospirosis, dan penyakit zoonosis lain. Faktor-faktor seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan degradasi lingkungan meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini, sehingga diperlukan pendekatan inovatif berbasis data.
Teknologi AI dan big data analytics berpotensi menjadi alat utama dalam membangun sistem prediksi dan decision support system (DSS) yang lebih akurat dan adaptif. Integrasi data historis penyakit, faktor iklim, dinamika vektor, serta data sosial-demografis dalam model prediksi AI dapat mengidentifikasi pola penyebaran penyakit, memproyeksikan potensi wabah secara presisi, dan merekomendasikan intervensi kesehatan berbasis bukti.
Dalam konteks ini, berbagai sistem yang telah dikembangkan pemerintah, seperti Sismal (Sistem Informasi Surveilans Malaria) dan SIZE (Sistem Informasi Zoonosis dan Emerging Infectious Diseases), dapat lebih dioptimalkan dengan penerapan AI guna meningkatkan efektivitas pengelolaan data penyakit menular berbasis vektor. Menurut pakar dari Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) Tauhid Nur Azhar, pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pengendalian penyakit berbasis vektor nyamuk merupakan contoh nyata bagaimana teknologi dapat memberikan solusi untuk tantangan kesehatan nasional.
"Dengan integrasi data historis, faktor iklim, dan dinamika populasi, kita dapat mengembangkan model prediksi AI yang jauh lebih akurat dan responsif dibandingkan metode konvensional. Langkah strategis ini akan membawa Indonesia menuju kedaulatan digital dalam sektor kesehatan," imbuh Hammam Riza dalam Focus Group Discussion (FGD) serta pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Korika bersama Direktorat Pencegahan dan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (21/3).
Untuk mewujudkan sistem kesehatan yang lebih responsif dan berbasis AI, diperlukan pendekatan holistik melalui langkah-langkah strategis, seperti pengayaan data, interoperabilitas sistem, pemodelan dinamis, dan peningkatan kapasitas SDM. Korika bermitra dengan berbagai pihak, termasuk Forecasting Healthy Future dan Mohamed bin Zayed University of Artificial Intelligence (MBZUAI) dan Institute for Health Modeling and Climate Solution (IMACS) untuk membangun sistem prediksi kesehatan masyarakat berbasis iklim. (I-2)
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
Kehadiran infrastruktur AI lokal memungkinkan institusi kesehatan untuk mengembangkan inovasi digital secara berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek keamanan dan kepercayaan publik.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Tanpa pengawasan yang tepat, agen AI yang mampu mengambil keputusan dan memproses data sensitif secara mandiri dapat memicu kerusakan fatal.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Berbeda dengan sekadar tren kesehatan umum, lifestyle medicine merupakan pendekatan medis formal yang menggunakan intervensi gaya hidup berbasis bukti.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved