Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKURANGAN energi dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Alhasil, tubuh menjadi lelah dan lesu kesulitan untuk menjalani hari yang produktif.
Energi tersebut berasal dari zat-zat yang ada dalam makanan. Zat-zat seperti karbohidrat, protein, vitamin, lemak, dan mineral yang ada dalam makanan disebut nutrisi. Energi makanan umumnya dinyatakan dalam bentuk kalori.
Buah yang kaya karbohidrat, kalium, dan vitamin B6. Pisang juga mengandung elektrolit yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan mencegah kelelahan.kandungan yang ada dalam buah pisang merupakan sumber energi utama bagi tubuh.
Alpukat kaya akan lemak sehat, serat, dan berbagai vitamin dan mineral. Lemak sehat dalam alpukat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga memberikan energi yang lebih stabil dan tahan lama. Alpukat juga mengandung vitamin B kompleks, yang penting untuk produksi energi alpukat dapat membantu meningkatkan energi.
Oatmeal merupakan jenis gandum yang kaya akan kandungan serat, vitamin B, zat besi, sumber karbohidrat kompleks yang dicerna perlahan oleh tubuh, sehingga memberikan energi yang bertahan lama.
Kacang kedelai panggang maupun kacang edamame muda dalam polongnya, mengandung sumber protein yang sangat baik dengan berbagai macam asam amino, serta magnesium dan kalium yang dapat meningkatkan energi dan mencegah rasa lapar .
Telur adalah sumber protein yang berkualitas tinggi dan juga mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, yang penting untuk menjaga stamina dan energi. Telur juga mengandung vitamin B, yang berperan dalam mengubah makanan menjadi energi. (berbagai sumber/Z-1)
Ketiadaan energi: Kekacauan global! Pelajari dampak mengerikan jika dunia tanpa sumber daya. Temukan solusi inovatif di sini!
Beberapa makanan yang lazim ditemukan di rumah masyarakat Tionghoa saat Imlek, seperti kue nastar, kue lapis, dumpling (pangsit), hingga kue keranjang, membawa pesan simbolis tersendiri.
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved