Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menjelaskan perilaku yang kurang baik, seperti kurangnya konsumsi cairan serta sedentary lifestyle atau kurang bergerak, menjadi salah satu faktor yang berperan dalam menimbulkan terjadinya penurunan fungsi ginjal.
"Sehingga perbaikan pola hidup menjadi penting untuk mencegah terjadinya penyakit ginjal kronik. Deteksi dini kesehatan ginjal juga tidak boleh luput untuk dilakukan," kata Nadia, Jumat (14/3).
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah diimplementasi di mana salah satunya melakukan skrining kesehatan ginjal. Pasien dengan diabetes, hipertensi, obesitas dan dislipidemia merupakan target untuk dilakukan skrining kesehatan ginjal ini.
Kebijakan deteksi dini untuk individu yang berisiko harus diterapkan secara nasional untuk mengurangi biaya perawatan kesehatan terkait gagal ginjal dan meningkatkan kualitas hidup.
"Klinisi pada layanan primer dan petugas kesehatan garis depan harus dilatih untuk mengintegrasikan beberapa pemeriksaan untuk CGK ke dalam perawatan rutin bagi populasi berisiko tinggi, bahkan ketika waktu dan sumber daya terbatas," ujarnya.
Deputi Direksi Bidang Kebijakan Penjaminan Manfaat, BPJS Kesehatan, Ari Dwi Aryani mengatakan pembiayaan pelayanan kesehatan gagal ginjal terus meningkat setiap tahunnya, bahkan mencapai Rp11 triliun.
"Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) perlu dimarakkan agar semakin banyak pasien yang dilakukan skrining penyakit ginjal. Promosi kesehatan juga harus ditingkatkan," sebutnya.
"Melalui skrining dan promosi kesehatan tersebut diharapkan angka kejadian penyakit ginjal kronis menurun, sehingga pengeluaran untuk gagal ginjal juga berkurang," sambungnya.
Program CGK harus diintegrasikan ke dalam intervensi komunitas yang sudah ada misalnya, yang menargetkan kesehatan ibu, HIV, tuberkulosis, dan penyakit tidak menular lainnya untuk menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi. (H-3)
Ginjal bisa rusak tanpa gejala awal. Simak 8 kebiasaan sehari-hari yang diam-diam merusak fungsi ginjal menurut pakar kesehatan.
Meningkatnya angka obesitas dan diabetes, ditambah dengan penuaan populasi global, menjadi pendorong utama lonjakan kasus CKD.
Ketika pembuluh darah mengalami kerusakan akibat hipertensi, aliran oksigen dan nutrisi menuju nefron akan terganggu sehingga fungsi ginjal menurun.
Jangan abaikan gejala seperti sering buang air kecil di malam hari. Meskipun bisa berkaitan dengan gangguan saluran kemih
Ginjal berperan penting dalam menyaring kotoran serta membuang kelebihan cairan dari darah melalui urin. Jika organ ini tidak bekerja dengan baik, racun akan menumpuk di dalam tubuh
Gagal ginjal kronis merupakan penyakit dengan angka prevalensi yang meningkat setiap tahunnya, berikut gejala gagal ginjal yang umumnya dirasakan
Berdasarkan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penyakit ginjal adalah menurunnya fungsi ginjal dalam menyaring zat sisa metabolisme dalam darah dan membuangnya melalui urine.
Rasa lelah ini tidak hilang meski sudah istirahat. Ginjal yang sakit gagal memproduksi hormon erythropoietin. Hormon ini penting untuk pembentukan sel darah merah.
Minuman sereh memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, seperti membantu pencernaan, menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, serta mengurangi risiko penyakit jantung.
Di tahap awal, mayoritas pasien penyakit ginjal tidak mempunyai gejala yang khas sehingga penyakit ini sering terlambat diketahui.
Kalau sudah mengalami gangguan ginjal, maka minum air putih memang tidak boleh berlebihan karena ginjal sudah kehilangan atau mengalami kekurangan kemampuan untuk menyaring cairan.
Menurut penelitian natrium bikarbonat yang terkandung dalam soda kue dapat membantu memperlambat perburukan kondisi penyakit ginjal kronis
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved